KEBAKARAN yang menimpa kawasan permukiman padat penduduk di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla, Kelurahan Berbas Pantai, Sabtu (7/7) dini hari kemarin, mendapat atensi dari Pemkot Bontang. Pemkot akan mencoba mengusulkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) terkait bantuan darurat bencana. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Basri Rase saat di sela-sela meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (7/7) pagi kemarin. “Masih akan kami rapatkan kembali,” ujarnya.
Terkait dengan penanganan para korban, Basri menuturkan Pemkot telah menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya, meminta kepada Kelurahan Berbas Pantai untuk melakukan inventarisasi para korban. Setelah data korban dikumpulkan, pihaknya juga menginstruksikan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-P3M) untuk membuka layanan dapur umum dan memberikan bantuan sembako. Serta bagi para korban yang tidak memiliki keluarga dan tempat tingal, untuk sementara bisa diarahkan tinggal di rumah singgah.
Ditanya soal langkah pencegahan kebakaran utamanya terhadap kawasan permukiman padat penduduk, Basri meminta agar ke depan bantuan-bantuan yang ada lebih diprioritaskan untuk pengadaan mesin pompa air atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Di satu sisi, pemahaman warga terhadap bahaya kebakaran juga harus terus ditingkatkan.
“Tidak hanya peran dari pemerintah saja. Namun yang terpenting juga harus kesadaran dari warga itu sendiri,” ucapnya
Terpisah, Kepala Dissos-P3M Abdu Safa Muha mengaku pihaknya telah menurunkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk layanan dapur umum, serta menurunkan para pekerja sosial (peksos) untuk melakukan pendampingan terhadap para korban yang masih mengalami trauma. “Kami sifatnya support. Komando utama tetap ada di kelurahan,” tukasnya. (bbg)






