SANGATTA – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, Kutim sebagai tuan rumah terus menggencarkan persiapan. Termasuk dengan menginventarisasi sarana dan prasarana olahraga yang dimiliki daerah. Inventarisasi ini diharapkan menjadi data awal Pemkab untuk memastikan kesiapannya. Apalagi 42 cabor akan bertanding di Kutim.
Dijelaskan oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, pihaknya memastikan akan menginventarisasi venue yang belum siap. Baginya hal ini sangat penting, mengingat pelaksanaan hanya tinggal hitungan hari. Menurutnya juga hal ini sebagai langkah antisipasi, menekan permasalahan saat hari H. “Jangan sampai sudah mulai pertandingan baru kita tahu ada permasalahan. Takutnya sampai hari H ada yang tidak maksimal,” katanya saat memimpin coffee morning, Senin (19/11).
Meskipun sudah digarap, lanjut Kasmidi, membidangi venue sangat perlu dipantau untuk mendukung penyelesaian. Mengingat hal ini berdampak pada pertandingan seluruh peserta dari kontingen lain. “Memang sudah lama diurus, tapi harus selesai sebelum pelaksanaan, sehingga kami akan turun lapangan untuk memastikan,” tandasnya.
Inventarisasi yang dilakukan seperti mengecek dengan seksama kondisi terkini pembangunan venue. Dari pengecekan yang dilakukan bisa diketahui jumlah cabor yang bisa dipertandingkan di venue-venue itu. “Mengecek ke sejumlah venue yang terus dibangun, karena kami tidak ingin ada penggunaan ganda saat Porprov nanti. Kami juga mencari informasi venue yang tengah dibangun cocok untuk melaksanakan pertandingan cabor apa saja,” jelasnya.
Contoh inventarisasi terkait sarana sejumlah cabor yang akan bertanding di areal perusahaan. “Tidak hanya venue yang di luar, tapi di sejumlah titik milik PT KPC akan kami cek juga kesiapan renovasinya,” imbuhnya. (*/la)







