bontangpost.id – Ular piton sepanjang 4 meter masuk ke permukiman warga Jalan Bandeng, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.
Ular piton tersebut ditemukan di sebuah rumah yang tengah direnovasi. “Rumahnya itu dibongkar, nah pekerja liat ada ular, lapor ke kami,” ujar Komandan Kompi Disdamkartan Norman.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mendapat laporan pada Selasa (14/9/2021) sekira pukul 08.30. Proses evakuasi pun membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Evakuasi dilakukan secara manual menggunakan penjepit ular atau grab stick. Disdamkartan menurunkan 5 personelnya untuk menangkap ular piton tersebut. Ular itu bersembunyi di lubang tak jauh dari bak air rumah yang sedang dibongkar.
“Kami gali dulu lubangnya, kedalaman sekitar 10 sentimeter, dijepit pakai alat khusus penjepit ular, lalu kami tarik dibantu sama warga juga,” sebutnya.
Usai melakukan evakuasi, ular tersebut kemudian dilepasliarkan ke kawasan hutan di area Bontang Lestari. Norman memastikan lokasinya jauh dari permukiman warga.
Sebelumnya, dalam sepekan ini pihaknya telah menerima 3 laporan warga terkait masuknya ular ke permukiman. Laporan tersebut berasal dari warga di wilayah Berebas Tengah, Loktuan, dan Bontang Lestari.
“Ada di Lok Tunggul itu makan ternak warga,” katanya.
Dia pun meminta warga tetap waspada, dan segera melapor ke Disdamkartan jika menemukan hal serupa. Tidak melakukan evakuasi sendiri, yang dikhawatirkan dapat membahayakan.
“Biasanya sih karena kondisi lingkungan lembab, bisa jadi juga karena musim bertelur dan musim penghujan,” pungkasnya. (*)

