BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, menemukan persoalan penyaluran bantuan saat meninjau program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) daerah di RT 18, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Senin (4/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Neni mendapati seorang anak penyandang disabilitas, anak dari penerima manfaat Noor Saibah, belum menerima bantuan sosial pendidikan sebesar Rp300 ribu per bulan.
Padahal, bantuan itu sangat dibutuhkan untuk menunjang keperluan sekolah seperti buku dan alat tulis.
Mengetahui hal tersebut, Neni langsung menghubungi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, melalui sambungan telepon.
“Ini sudah lewat April, kenapa masih ada yang belum menerima? Apa kendalanya?” tegas Neni.
Toetoek menjelaskan, keterlambatan terjadi karena proses verifikasi ulang data penerima bantuan. Ia menyebut adanya ketidaksesuaian kriteria sehingga perlu dilakukan penyesuaian.
“Ada data yang tidak sesuai, sehingga harus dialihkan ke penerima yang lebih tepat sasaran. Memang belum semua tersalurkan,” jelasnya.
Meski begitu, Neni menegaskan agar kendala administratif tidak berlarut-larut. Ia meminta agar penyaluran bantuan, khususnya untuk anak disabilitas, segera diprioritaskan.
“Ini harus segera diselesaikan. Bantuan pendidikan untuk anak seharusnya bisa langsung berjalan,” tegasnya. (*)







