BONTANGPOST.ID, Samarinda – Nasib usulan hak angket DPRD Kalimantan Timur akan ditentukan dalam rapat konsultasi yang digelar malam ini, Senin (4/5/2026).
Rapat tersebut akan melibatkan seluruh unsur DPRD, mulai dari pimpinan, fraksi, hingga alat kelengkapan dewan, dan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 19.00.
Juru Bicara DPRD Kaltim, Nurhadi Saputra, mengatakan agenda utama rapat adalah menentukan arah usulan hak angket yang kini menjadi desakan publik.
Ia menjelaskan, salah satu syarat utama pengajuan hak angket adalah adanya inisiatif dari fraksi di DPRD. “Yang paling utama, apakah ada fraksi yang mengusulkan. Karena itu syarat awalnya,” ujarnya.
Di tengah agenda tersebut, rencana aksi mahasiswa juga kembali mencuat. DPRD Kaltim, kata Nurhadi, menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum.
Bahkan, jika situasi memungkinkan, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud disebut siap menemui massa aksi secara langsung.
“Kami tetap menghargai teman-teman yang menyampaikan aspirasi. Kalau memungkinkan, tentu akan diterima,” katanya.
Di sisi lain, tuntutan transparansi juga menguat. Sejumlah pihak mendorong agar pembahasan hak angket dilakukan secara terbuka dan disiarkan langsung kepada publik.
Menanggapi hal tersebut, Nurhadi mengaku tidak keberatan selama tetap dalam koridor yang benar. “Selama dalam koridor yang benar, kenapa harus takut?” tegasnya.
Namun demikian, keputusan terkait mekanisme rapat, termasuk kemungkinan siaran langsung, tetap berada di tangan pimpinan DPRD Kaltim. “Keputusan akhir ada pada Ketua dan Wakil Ketua DPRD,” pungkasnya. (KP)







