• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kaltim Target Nol Sekolah Rusak 2027, Ribuan Fasilitas Pendidikan Masih Bermasalah

by Redaksi Bontang Post
4 Mei 2026, 09:45
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan di Kalimantan Timur. Data terbaru menunjukkan kondisi infrastruktur sekolah masih memprihatinkan.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), secara nasional sekitar 120 ribu atau 85 persen sekolah dasar mengalami kerusakan. Kondisi serupa juga tercermin di Kalimantan Timur.

Penelusuran pada situs resmi kementerian mencatat lebih dari seribu sekolah dasar, ratusan SMP, hingga puluhan SMA dan SMK di Kaltim masuk kategori tidak layak.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) langsung bergerak melakukan verifikasi data.

Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan pihaknya akan mencocokkan data dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan kondisi riil di lapangan.

Baca Juga:  Atap Sekolah Ambruk Lagi, DPR Pertanyakan Sistem Pengawasan

“Kami akan crosscheck data tersebut. Kadang data Dapodik tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan data bisa terjadi karena adanya jeda antara pelaporan dan perbaikan yang telah dilakukan daerah.

Untuk mempercepat penanganan, Pemprov Kaltim juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam melaporkan kondisi sekolah.

“Kami mendorong masyarakat ikut memberi data agar bisa segera kami tindaklanjuti,” tambahnya.

Pemprov Kaltim menargetkan seluruh sekolah di bawah kewenangan provinsi—SMA, SMK, hingga SLB—dalam kondisi layak pada 2027.

Armin menegaskan, kelayakan fasilitas menjadi faktor penting dalam menunjang kualitas pembelajaran.

“Bagaimana siswa bisa belajar optimal kalau kondisi sekolah tidak nyaman? Ini jadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Selain persoalan infrastruktur, tantangan lain juga muncul pada ketersediaan tenaga pengajar, khususnya guru produktif di SMK.

Baca Juga:  Takut Kejatuhan Serpihan, Guru Ngajar Pakai Helm di Sekolah Rusak

Beberapa bidang keahlian, seperti pelayaran, mengalami kekurangan tenaga pengajar karena banyak tenaga profesional memilih bekerja di industri.

“Untuk guru produktif memang jadi tantangan. Banyak yang lebih memilih bekerja di lapangan,” jelasnya.

Di beberapa daerah, seperti Kutai Kartanegara, kekurangan guru produktif bahkan mencapai puluhan orang.

Dengan target perbaikan menyeluruh pada 2027, Pemprov Kaltim berharap kualitas fasilitas dan tenaga pendidik dapat berjalan seimbang demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah. (prokal)

Tags: sekolah kaltimsekolah rusak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Antisipasi PHK Tambang, DPRD Bontang Desak Mitigasi dan Pelatihan Disnaker

Next Post

Rapat Penentuan Hak Angket DPRD Kaltim Digelar Malam Ini, Jubir Tak Keberatan Disiarkan Langsung

Related Posts

Takut Kejatuhan Serpihan, Guru Ngajar Pakai Helm di Sekolah Rusak
Nasional

Takut Kejatuhan Serpihan, Guru Ngajar Pakai Helm di Sekolah Rusak

30 Januari 2020, 18:30
Atap Sekolah Ambruk Lagi, DPR Pertanyakan Sistem Pengawasan
Nasional

Atap Sekolah Ambruk Lagi, DPR Pertanyakan Sistem Pengawasan

22 November 2019, 08:00
Belajar di Bawah Kecemasan: Kami Takut Atap Ambruk saat Hujan
Feature

Belajar di Bawah Kecemasan: Kami Takut Atap Ambruk saat Hujan

8 November 2019, 15:45

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.