• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Warga Samarinda Geram Tambang Dekat Permukiman

by Redaksi Bontang Post
8 Juli 2022, 16:30
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Aktivitas tambang di kawasan Sukerejo, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, diduga kuat masih aktif beroperasi.

Aktivitas tambang di kawasan Sukerejo, Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, diduga kuat masih aktif beroperasi.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Warga Jalan Sukerejo, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, semakin geram dengan adanya penambangan batu bara ilegal di lingkungan mereka.

Amarah warga sekitar membuncah dan ramai-ramai mendatangi lokasi tambang ilegal di lingkungan RT 42, yang persis berada di pinggir jalan, tak jauh dari lokasi penambangan pertama yang telah ditutup, Maret lalu. Salah seorang tokoh masyarakat yang turut menolak keberadaan tambang ilegal perusak lingkungan itu adalah Pujani. Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Pujani menyebut akan ada pertemuan antara pihak penambang dengan warga setelah ditutup.

“Kesepakatan untuk sementara berhenti dulu. Itu sepertinya sama dengan penambang lama,” ujarnya.

Meski terbilang baru sepekan penambangan liar itu dilakukan. Namun, di lokasi sudah terdapat gunungan batu bara yang siap angkut dan dijual. “Mereka belum hauling. Belum buat jalan, baru mengeruk. Tapi sudah menumpuk batu baranya,” ujar tambahnya.

Baca Juga:  Massa Geruduk KPK, Desak Terjun Usut Tambang Ilegal Ismail Bolong

Kemarahan warga itu diduga tidak lepas dari izin penambang yang sebelumnya mengatakan akan membuat lapangan voly namun tenyata membangun jalan. “Di samping pondok pesantren itu informasinya. Tapi ternyata mau dibuat jalan hauling,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Lurah Lempake Nurharyanto mengaku belum mendapat laporan mengenai adanya aksi protes warganya terkait keberadaan penambangan batu bara. “Tapi kalau di situ. Samping pondok memang ada (penambangan batu bara). Saya belum pernah laporkan, baru melihat saja. Itu biasanya ada kerja sama dengan warga di situ juga. Coba tanya ke pak RT,” singkatnya.

Sayangnya Ketua RT 42 Paino yang coba dikonfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp belum memberikan respons. Bahkan, kabar yang diterima, lokasi tersebut dijaga sekelompok orang yang tak diketahui dari mana asalnya.  (timkp)

Baca Juga:  Siapkan Laporan Pidana Soal Tambang, Gubernur Akan Dipanggil
Tags: tambangTambang Ilegal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Ruang Isolasi ODGJ

Next Post

Dua Remaja Meregang Nyawa Usai Tersengat Listrik Tiang PJU

Related Posts

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu
Kaltim

Lindungi Orangutan Morio, BKSDA Kaltim Desak Konsesi Tambang dan Sawit Kutim Masuk Forum Terpadu

15 Juni 2026, 14:00
1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan
Kaltim

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan

5 Juni 2026, 15:30
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.