• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Waspada Penipuan Berkedok OSS Marak di Bontang, Korban Rugi Jutaan Rupiah

by Dwi Kurniawan Nugroho
6 April 2026, 13:13
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Tangkapan layar pesan pelaku yang mengatasnamakan OSS dengan permintaan pembayaran sebesar Rp3,2 juta.

Tangkapan layar pesan pelaku yang mengatasnamakan OSS dengan permintaan pembayaran sebesar Rp3,2 juta.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang mengungkap maraknya penipuan yang mengatasnamakan layanan perizinan Online Single Submission (OSS).

Modus yang digunakan pelaku beragam, mulai dari pesan WhatsApp, telepon, hingga media sosial. Pelaku berpura-pura sebagai petugas atau perantara resmi OSS dan menawarkan bantuan percepatan pengurusan izin dengan imbalan sejumlah uang.

Kepala DPMPTSP Bontang Aspianur, mengungkapkan pihaknya telah menerima sekitar lima laporan sejak awal 2026 terkait dugaan penipuan tersebut. Namun, sejauh ini baru satu warga yang dipastikan menjadi korban.

“Sudah ada sekitar lima laporan yang masuk, tapi yang benar-benar tertipu baru satu orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, korban sebelumnya mengurus Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) pada Kamis (2/4/2026). Selang beberapa hari, tepatnya Minggu (5/4/2026), korban menerima pesan WhatsApp dari nomor yang mengatasnamakan layanan OSS.

Pelaku kemudian mengirimkan data perusahaan korban secara lengkap sesuai yang terdaftar di akun OSS. Hal itu membuat korban percaya. Terlebih, pelaku juga mengirimkan tangkapan layar berisi batas waktu pembayaran 30 menit disertai kode transfer sebesar Rp3,2 juta.

“Karena datanya lengkap dan terlihat meyakinkan, korban langsung melakukan pembayaran,” jelasnya.

Keesokan harinya, Senin (6/4/2026), korban mendatangi kantor DPMPTSP Bontang untuk memastikan pembayaran tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, nomor yang digunakan pelaku dipastikan bukan nomor resmi OSS maupun DPMPTSP.

“Petugas kami juga sempat mengecek melalui aplikasi GetContact dan dipastikan nomor tersebut palsu,” tambahnya.

Aspianur menduga pelaku telah meretas atau mengambil data korban dari sistem OSS untuk melancarkan aksinya. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan serupa.

DPMPTSP mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan jasa percepatan perizinan dengan meminta sejumlah uang. Masyarakat juga diminta hanya mengakses layanan melalui kanal resmi OSS.

“Layanan perizinan tidak dipungut biaya di luar ketentuan. Jangan melakukan transfer ke pihak yang tidak jelas dan pastikan informasi langsung ke DPMPTSP,” tegasnya.

Apabila menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwenang serta berkoordinasi dengan DPMPTSP Bontang untuk pendampingan.

“Segera laporkan jika ada dugaan penipuan agar bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*) 

 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: OSS
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalan Sepanjang 16 Km di Muara Kaman Rusak Parah, Aktivitas Warga Lumpuh Saat Hujan

Next Post

APBD 2027 Bontang Terancam Tanpa Bankeu Kaltim, Agus Haris Minta Gubernur Bersikap Adil

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.