BONTANGPOST.ID, Bontang – Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris telah meminta kepada Pemprov Kaltim untuk segera merealisasikan pembangunan Bendali Suka Rahmat. Usulan infrastruktur tersebut disampaikan saat musrenbang RPJMD Bontang 2025-2029, Senin (19/5).
“Penanganan banjir di sektor hulu itu memang harus ada dan bisa dilakukan ketika ada Bendali Suka Rahmat,” ujar pria yang akrab disapa AH.
Ia menyebut, saat ditanya pemprov terkait infrstaruktur apa yang dibutuhkan untuk pengendalian banjir, ia menjawab harus ada kepastian terkait pembangunan Bendali Suka Rahmat. Mengingat kehadiran infrastruktur tersebut telah sesuai dengan kajian akademisi.
“Percuma kami melakukan normalisasi sungai secara terus-menerus di hilir. Tetapi di bagian hulu tidak dikendalikan,” ucapnya.
AH menjelaskan, beberapa rencana infrastruktur yang dibuat untuk menampung sementara tidak mampu mereduksi ketika pasokan dari hulu sangat besar. Di tambah ketika di bagian hilir dalam situasi pasang air laut.
Berdasarkan laman layanan pengadaan secara elektronik untuk studi larap Bendali Suka Rahmat sudah dilakukan pada 2016 silam. Pemprov Kaltim mengucurkan anggaran Rp 550 juta.
Sementara untuk amdal dan model tes dan sertifikasi desain bendali dilakukan setahun sebelumnya, total anggarannya mencapai Rp 1,6 miliar. Detail engineering design (DED) juga sudah diplotkan pada 2013 dengan anggaran senilai Rp958,9 juta.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Yusliando menjelaskan, untuk progres Bendali Suka Rahmat masih belum ada kejelasan. Kendati rencana infrastruktur itu sudah mulai digaungkan sejak 2013. “Sudah masuk perencanaan pada tahun lalu. Tetapi terkendala status lahan,” tutur dia. (*)







