BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menyaksikan Pelantikan dan Pengambilan sumpah Jabatan Pejabat Eselon III di Lingkungan BNN Provinsi Kaltim. Mengangkat AKBP Kismono Edi SIK sebagai Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang oleh Kepala BNN Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono di Kantor BNN Provinsi Kaltim, Jalan Rapak Indah, Samarinda, Jumat (13/7) lalu.
Kepala BNN Provinsi Kaltim, Raja Haryono mengapresiasi Pemkot Bontang atas terbentuknya BNK menjadi BNN Kota. Adapun kegiatan pelantikan dalam rangka memantapkan dan meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pengembangan, pembinaan karir pegawai sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja penyelenggara tugas dan pelaksanaan tugas berkaitan pelayanan umum kepada masyarakat.
“Saya atas nama Pimpinan BNN Provinsi Kaltim mengucapkan kepada Wali Kota Bontang, Wakil Wali Kota Bontang dan perangkat daerah terkait atas dedikasi, kepedulian dan usulan pembentukan BNK menjadi BNN Kota Bontang. Kegiatan pelantikan ini merupakan perpanjangan tangan BNN dan BNNP dalam rangka pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” kata Raja Haryono.
Sementara itu, mewakili Pemerintah Kota Bontang, Basri Rase juga mengapresiasi kepada BNN Pusat dan BNN Provinsi Kaltim atas penyelenggaraan pelantikan pejabat definitif BNN bagi Kota Bontang. Menurutnya, kehadiran pimpinan dari tubuh BNN maka akan menunjang kinerja BNN Kota Bontang dalam melakukan tindak pencegahan dan pemberantasan narkoba khususnya di Kota Bontang.
“Saya sangat berterima kasih kepada BNN Pusat dan BNN Provinsi yang telah melaksanakan pelantikan. Saya ucapkan selamat kepada Bapak Kismoyo sebagai Kepala BNN Kota Bontang yang baru. Harapan kami dengan adanya pejabat yang baru ini, kinerja di dalam struktur organisasi BNNK semakin kuat dan meningkatkan sinergi, koordinasi untuk bekerja bersama dengan pemerintah dan segenap komponen masyarakat di dalam memberantas narkoba khususnya di Kota Bontang, sekaligus melaksanakan program bapak presiden dan harapan Gubernur Kaltim untuk mewujudkan zero narkoba di Kalimantan Timur,” ungkap Basri Rase.
Dari 10 daerah kabupaten/kota di Kalimantan Timur, baru tiga daerah yang memiliki BNNK yaitu Kota Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. (humas pemkot)






