BONTANG – Dari 52 RT yang ada di Kelurahan Loktuan, 49 RT akan dipasangi WiFi gratis. Itu dilakukan guna mendukung salah satu program Pemkot Bontang, Smart City.
Lurah Loktuan M Takwin mengatakan, wacana pemasangan WiFi gratis merupakan hasil rembuk para ketua RT. Namun dari 52 RT, ada 3 RT yang tidak memasang. Hal itu karenakan RT tersebut memiliki prioritas program lain karena merupakan daerah perumahan lengkap dengan WiFi dan ada juga yang tidak terjangkau jaringan internet dari Telkom.
“ini merupakan program Smart RT dengan slogan Nyaman (nikmati layanan dalam genggaman),” ungkapnya, Minggu (25/11) lalu.
Takwin menjelaskan, program ini berfungsi untuk memudahkan warga dalam mengurus kependudukan agar tidak lagi mendatangi rumah ketua RT dan kelurahan. Kemudian program itu juga akan menyasar pada pendidikan anak. Sejatinya bila ingin belajar, mereka bisa mengakses perpusataakan daring yang kini sudah ada di Bontang.
“Nantinya juga akan dikoneksikan dengan perusahaan dan Diskop Bontang, agar para pelaku usaha yang offline bisa berjualan dengan sistem online,” kata Takwin.
Dia menuturkan, proses pemasangan kini sudah mencapai 70 persen, karena pihak Telkom masih mencoba kekuatan jaringan. Bila semua sudah lancar, direncanakan awal bulan depan, program ini akan segera diluncurkan oleh Wali Kota Bontang. Sedangkan untuk titik lokasi pemasangan, rumah ketua RT menjadi pilihan dengan alasan mereka dapat menjaga barang tersebut agar lebih aman.
“Dari informasi Telkom, WiFi gratis pemberdayaan masyarakat di Loktuan ini adalah baru yang pertama ada di Indonesia,” ungkapnya.
Ditambahkan Takwin, untuk pembayaran WiFi tersebut, pihaknya menganggarkan melalui anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) tahun ini. Namun ke depan, setelah setahun berjalan sambil mengevaluasi program ini, rencanannya program ini akan diusulkan masuk dalam kegiatan Diskominfotik.
“Untuk pembayaran, kami belum bisa beri tahu nilainya, karena masih menunggu program ini berjalan lancar,” tutupnya. (ver)





