BONTANG – Kamis (25/5) pagi jadi momen yang dinanti para pengajar dari Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) ME. Sepuluh pengajar bimbel yang berlokasi di Komplek Masjid Al-Furqon Jalan Meranti BTN Pupuk Kaltim ini melakukan perjalanan ke dua objek wisata di Bontang, yakni Pulau Segajah dan Sungai Belanda.
Membawa serta keluarganya, rombongan yang berangkat dari dermaga Wisata Bontang Kuala (BK) ini terlebih dulu singgah di Pulau Segajah menggunakan kapal motor sejak pukul 10.00 Wita.
Selain menikmati angin laut dan pasir putih di pulau tersebut, mereka berkesempatan melakukan snorkeling melihat keindahan terumbu karang di sekitar pulau. “Tak hanya menikmati saja, kami turut serta ikut menanam terumbu karang agar kelestariannya semakin terjaga,” jelas Jamaluddin Rosyidi, CEO Bimbel ME.
Puas beraktivitas di Pulau Segajah, rombongan kemudian diajak menuju Pos Pengawasan Laut yang masih berada di perairan Bontang. Di bawah pos tersebut, keindahan terumbu karang Bontang juga diperlihatkan oleh para pemandu wisata kepada rombongan. “Bahkan yang tidak bisa berenang, karena penasaran dengan keindahannya jadi bersemangat untuk bisa berenang,” katanya.
Usai menikmati keindahan rumah-rumah ikan tersebut, rombongan Bimbel ME pun beristirahat sejenak di rumah singgah yang telah disiapkan di tengah laut. Menikmati menu khas Bontang Gammi Bawis, menjadi penyemangat rombongan menuju objek wisata terakhir, yakni Sungai Belanda.
Di sungai tempat warga pribumi dulunya berlindung dari serangan Belanda, kala itu, rombongan Bimbel ME diajak untuk melakukan penanaman mangrove di lokasi yang telah disediakan. Total, ada seratus bibit mangrove yang disiapkan untuk ditanam di areal yang telah ditentukan.
Selain untuk berlibur sebelum Bulan Ramadan, pihaknya ingin pula dimanfaatkan dengan hal-hal yang berguna. “Salah satunya dengan melestarikan lingkungan, seperti menanam terumbu karang dan mangrove. Semoga bermanfaat untuk pelestarian lingkungan ke depan,” harapnya. (zul/adv)







