• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Wujudkan Desa Mandiri dan Inovatif, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2025

by Redaksi Bontang Post
18 Oktober 2025, 18:08
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim raih penghargaan kategori Gold CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (CSR PDB) Award 2025

Pupuk Kaltim raih penghargaan kategori Gold CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (CSR PDB) Award 2025

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Dorong pembangunan desa melalui pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan kategori Gold CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (CSR PDB) Award 2025, yang digelar Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Penghargaan ini melihat kiprah Pupuk Kaltim dalam memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat pedesaan, melalui pengelolaan potensi lokal yang berkelanjutan pada program Pertanian Kompos Terpadu untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera (PKT BISA). Program ini berjalan sejak 2022 di Dusun Babadan, Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim Teguh Ismartono, mengungkapkan program PKT BISA merupakan inisiatif perusahaan dalam mendorong ekonomi sirkular di wilayah pedesaan, melalui integrasi pengembangan potensi lokal secara optimal. Mulai bidang pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan kompos, UMKM hingga koperasi dalam satu sistem yang saling mendukung berbasis zero waste.

Sistem ini memungkinkan seluruh hasil produksi dan limbah dari satu kegiatan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kegiatan lain. Misal, limbah organik dari sektor pertanian diolah menjadi kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah, sementara hasil samping dari peternakan seperti kotoran ternak dimanfaatkan sebagai bahan dasar pupuk organik yang digunakan kembali untuk tanaman.

Baca Juga:  Buktikan Kualitas NPK Pelangi JOS, Produktivitas Jagung Lampung Selatan Naik 41 Persen

“Begitu pula hasil perikanan dan sektor UMKM diintegrasikan dalam rantai nilai untuk menciptakan siklus ekonomi lokal yang efisien, berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ujar Teguh, Selasa (14/10/2025).

Lebih lanjut, program PKT BISA melibatkan 175 anggota dan telah menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dusun Babadan. Dari sektor pertanian, produktivitas lahan meningkat berkat penggunaan pupuk kompos hasil olahan, sehingga mampu menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas tanah.

Sementara di sektor peternakan dan perikanan, masyarakat juga mampu mengelola pakan secara mandiri dari limbah pertanian dan kompos organik. Hasilnya, rantai produksi menjadi lebih efisien dan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi seluruh anggota kelompok.

Pupuk Kaltim raih penghargaan kategori Gold CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (CSR PDB) Award 2025
Pupuk Kaltim raih penghargaan kategori Gold CSR dan Pembangunan Desa Berkelanjutan (CSR PDB) Award 2025

Selain itu keberadaan koperasi dan UMKM, yang menjadi bagian integral PKT BISA turut mendorong peningkatan kapasitas ekonomi lokal. Produk olahan seperti kompos, hasil pertanian organik, hingga produk turunan peternakan kini tidak hanya dikonsumsi secara lokal, tetapi juga dipasarkan ke luar Magetan. Dengan sistem usaha kolektif dan dukungan manajemen koperasi, kelompok ini berhasil menciptakan rantai ekonomi baru yang menumbuhkan kemandirian finansial masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Pemulihan Korban Terorisme, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Psikososial Rp340 Juta

“Pupuk Kaltim melihat potensi di Dusun Babadan karena masyarakatnya memiliki semangat gotong royong dan sumber daya alam yang mendukung. Kami hanya berperan sebagai katalis, memberikan pendampingan serta dukungan teknis agar masyarakat bisa mengoptimalkan potensi tersebut secara mandiri,” terang Teguh.

Seiring penghargaan yang diraih, Teguh memastikan Pupuk Kaltim akan terus memaksimalkan program PKT BISA, dengan kesinambungan pendampingan untuk penguatan kapasitas masyarakat pengelola program. Hal ini bagian dari strategi Creating Shared Value (CSV) yang selama ini menjadi dasar implementasi program tanggung jawab sosial Pupuk Kaltim.

Di mana setiap inisiatif sosial diarahkan agar tidak hanya sekadar memberi manfaat, tetapi juga mendukung keberlanjutan melalui terciptanya nilai bersama sesuai prinsip Environment, Social dan Governance (ESG). Melalui pendekatan berbasis masyarakat dan berorientasi pada keberlanjutan, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus berperan sebagai agen perubahan dalam mewujudkan desa mandiri, inovatif dan sejahtera di Indonesia.

“Penghargaan ini pun menjadi motivasi bagi Pupuk Kaltim untuk memperluas model pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkuler, sehingga mampu memberikan manfaat lebih luas. Terlebih PKT BISA merupakan bentuk nyata social investment yang direalisasikan Pupuk Kaltim dalam membangun kemandirian dan produktivitas masyarakat,” tambah Teguh.

Baca Juga:  Media Gathering Pupuk Kaltim, Jalin Keakraban dengan Jurnalis Bontang

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, mengapresiasi kontribusi Pupuk Kaltim beserta perusahaan lain yang meraih penghargaan CSR PDB Award 2025, karena dinilai memiliki komitmen dan kepedulian tinggi terhadap pembangunan desa di Indonesia.

Yandri mengatakan, saat ini masih banyak desa di Indonesia yang butuh pendampingan korporasi untuk tumbuh dan berkembang. Bahkan lebih dari 10.000 desa tertinggal dan sangat tertinggal belum menikmati aliran listrik, sarana pendidikan yang memadai, hingga sumber air bersih dan sebagainya.

Untuk itu, Yandri mengajak BUMN maupun swasta untuk terus berkolaborasi mengentaskan persoalan besar tersebut, mengingat desa memegang peran penting dalam pembangunan nasional. Bahkan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, telah dinyatakan jika membangun dari desa dan dari bawah merupakan langkah untuk pemerataan ekonomi sekaligus pengentasan kemiskinan.

“Untuk itu kami mengajak semua pihak, baik BUMN maupun swasta, untuk terus berlomba menggeser air mata kemiskinan menjadi kebahagiaan. Semoga dengan penghargaan ini, kita akan semakin semangat dan termotivasi untuk secara bersama membangun Indonesia dari desa ” tutur Yandri.(*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Resep Bakso Lada Hitam yang Gurih dan Creamy

Next Post

Evolution Bertabur Ilmu, Pupuk Kaltim Perkuat Kapasitas Desa Binaan di Magetan

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.