KOPENHEGEN – Petenis asal Denmark, Caroline Wozniacki, membuka tahun 2018 dengan prestasi yang membanggakan. Wozniacki berhasil merengkuh gelar perdananya di Australia Open 2018 setelah mengalahkan Simona Halep.
Saat pertandingan di babak final, kedua petenis sama-sama memperlihatkan pertarungan yang cukup baik. Bahkan Wozniacki harus memastikan kemenangannya melalui babak tambahan dan akhirnya mencatatkan skor 7-6 (7-2), 3-6, dan 6-4.
Tak hanya mengalahkan Halep di final, Wozniacki juga merebut ranking pertama WTA dari tangan petenis asal Rumania tersebut. Berkat pencapaian ini, petenis berusia 27 tahun itu mengaku sangat senang.
Bahkan meraih trofi Australia Open dan menjadi petenis ranking pertama adalah dua hal yang sangat Wozniacki impikan. Dengan begitu, pencapaian yang berhasil diraihnya itu seakan membuktikan bahwa mimpi Wozniacki bisa tercapai.
Saya tidak akan pernah mendengar pertanyaan mengenai bagaimana Anda bisa menghadapi tekanan setelah menjadi petenis nomor 1. Saya hanya menunggu pertanyaan, ‘Kapan Anda akan memenangkan trofi yang kedua?’,” ujar Wozniacki, mengutip dari Express, Senin (29/1).
“Ketika Anda berada di final, saya tidak akan berbohong karena saya benar-benar gugup. Tapi menjadi juara grand slam baru dan menjadi petenis nomor satu dunia itu terdengar sangat baik. Saya sangat gembira untuk itu. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” tambahnya. (net)







