• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Wujudkan Transformasi Pertanian Berkelanjutan, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2025

by BontangPost
18 Juli 2025, 08:55
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim raih AREA 2025 kategori Social Empowerment lewat program PKT BERSERI yang sukses tingkatkan hasil dan efisiensi tani Bulutana.

Pupuk Kaltim raih AREA 2025 kategori Social Empowerment lewat program PKT BERSERI yang sukses tingkatkan hasil dan efisiensi tani Bulutana.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional, dengan meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2025, pada kategori Social Empowerment.

Penghargan ini menilik keberhasilan Perusahaan terhadap pemberdayaaan masyarakat, melalui program Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri (PKT BERSERI).

Direktur Utama Pupuk Kaltim Gusrizal, mengungkapkan PKT BERSERI dijalankan di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Wilayah tersebut merupakan dataran tinggi dengan potensi pertanian yang besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan mendasar.

Melalui program ini, Pupuk Kaltim merancang model pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus memberdayakan petani lokal untuk mengelola sumber daya pertanian secara berkelanjutan.

Sasarannya, pemanfaatan limbah ternak dan pertanian menjadi pupuk kompos organik, sekaligus mendorong diversifikasi pendapatan berbasis agribisnis lokal.

“Program ini representasi komitmen Pupuk Kaltim terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya sektor pertanian pedesaan dengan mengedepankan pendekatan holistik yang menyentuh aspek ekonomi, sosial dan lingkungan secara terpadu,” ungkap Gusrizal, belum lama ini.

Dijelaskan Gusrizal, sepanjang Maret 2024 hingga Februari 2025, program ini telah berhasil mengolah total 34,6 ton limbah kotoran hewan dan lebih dari 1,5 ton limbah pertanian seperti jerami, yang diproses menjadi pupuk organik berkualitas tinggi.

Inovasi ini pun berdampak besar dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, serta menekan praktik pembakaran terbuka terhadap limbah pertanian yang selama ini menjadi penyumbang polusi udara dan degradasi lingkungan.

Sementara dari sisi kapasitas produksi pertanian, sebelum program PKT BERSERI petani Bulutana hanya mampu menghasilkan rata-rata 3,8 ton padi per hektar.

Namun, setelah penerapan teknologi dan metode pertanian ramah lingkungan, produktivitas meningkat hingga 6,3 ton per hektar atau lebih dari 65 persen.

Begitu juga biaya produksi per hektar berhasil ditekan hingga 23,8 persen, dari Rp1,7 Juta menjadi Rp1,3 Juta.

Efisiensi ini menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian petani, mengurangi ketergantungan terhadap input pertanian eksternal dan memperluas margin keuntungan petani lokal.

“Selain peningkatan hasil produksi, biaya pertanian pun bisa ditekan signifikan oleh petani berkat pemanfaatan kompos dan pestisida nabati hasil produksi mandiri,” tandas Gusrizal.

Lebih lanjut, program PKT BERSERI juga memberikan manfaat langsung bagi 132 petani dari enam kelompok tani aktif di Kelurahan Bulutana, serta manfaat tidak langsung bagi sekitar 200 orang lainnya yang menjadi bagian dari jaringan produksi dan distribusi kompos.

Mengingat program ini turut menciptakan unit usaha baru berbasis masyarakat di bidang produksi pupuk organik, sehingga persoalan sosial terkait kurangnya lapangan kerja di pedesaan turut terselesaikan dengan baik.

Penguatan kelembagaan kelompok tani binaan juga menjadi perhatian utama program, dengan pelatihan intensif terkait perencanaan usaha tani, teknik produksi kompos, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama dan manajemen usaha berbasis pertanian.

Pendekatan ini menjadikan kelompok tani lebih tangguh, serta memiliki kapasitas menjalankan usaha mandiri.

“Saat ini pengembangan agrowisata di Kelurahan Bulutana sebagai alternatif pendapatan juga mulai dirintis, dengan menjadikan kawasan pertanian sebagai destinasi edukasi lingkungan dan pertanian organik,” tutur Gusrizal.

Pupuk Kaltim raih AREA 2025 kategori Social Empowerment lewat program PKT BERSERI yang sukses tingkatkan hasil dan efisiensi tani Bulutana.

Menurut Gusrizal, PKT BERSERI mempertegas visi Pupuk Kaltim dalam mendorong transformasi sektor pertanian, melalui pendekatan yang inovatif dan inklusif.

Menyentuh berbagai aspek kehidupan petani, program ini tidak hanya menjawab tantangan agrikultur saat ini, tetapi juga merancang masa depan pertanian yang berdaulat dan berkelanjutan.

Inisiatif ini sekaligus membangun fondasi sosial yang kuat di tingkat komunitas, dengan mengedepankan nilai gotong royong dan solidaritas sosial, sebagai modal penting dalam membangun masyarakat pedesaan yang tangguh dan adaptif.

Untuk itu, Pupuk Kaltim akan terus mendorong replikasi model PKT BERSERI, dengan menyesuaikan karakteristik lokal dan memperkuat peran aktif masyarakat sebagai penggerak utama perubahan.

“Penghargaan AREA tahun ini pun makin memotivasi Pupuk Kaltim untuk terus hadir sebagai agen perubahan, serta berbuat untuk rakyat dalam mendukung asta cita Pemerintah dengan menciptakan perubahan nyata di masyarakat,” ucap Gusrizal. (*)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dana Hibah untuk Organisasi Olahraga di Bontang Bisa Dicairkan, tapi Jumlahnya Berkurang

Next Post

Belum Satu Tahun Difungsikan, Plafon Posyandu Dahlia Satu Bontang Baru Ambruk

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.