BONTANGPOST.ID, Bontang – Anggaran hibah untuk organisasi olahraga di Bontang akhirnya bisa dicairkan. Pencairan dilakukan lewat APBD Perubahan Bontang 2025.
Namun, besarannya akan berkurang. Sebelumnya usulan anggaran Rp12,7 miliar, kini diperkirakan menyusut sebanyak 60 persen.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekraf (Dispoparekraf) Bontang, Rafidah, mengatakan pemberian hibah bisa dilakukan setelah melakukan konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Rabu (09/07/2025) lalu.
“Tentunya berkurang, ya, dari usulan awal, anggarannya ditetapkan sekarang Rp5 miliar,” ucapnya, Kamis (17/07/2025).
Usulan penganggaran ini telah di rapatkan bersama dengan Tim Angran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia menyebut salah satu pertimbangan pengurangan juga terpengaruh adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, tentang efisiensi belanja negara dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran berjalan.
Diketahui sebelumnya terdapat enam organisasi calon penerima hibah yakni KONI, Kormi, NPCI, Pramuka, Bapopsi, dan PSHT. dengan total usulannya mencapai Rp12,7 miliar untuk tahun anggaran 2025.
Namun setelah proses verifikasi oleh tim yang telah dibentuk sejak Januari 2025, hanya lima organisasi yang dinyatakan memenuhi syarat.
Proses seleksi ini merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Bontang Nomor 10 Tahun 2024, terutama terkait kelengkapan administrasi proposal.
“Jadi kalau ada lembaran yang tidak ada, saya mungkin lebih agak selektif karena mengacu perwali,” terangnya.
Dirinya tidak menyebutkan secara spesik siapa saja organisasi yang lolos, serta masing masing anggaran hibah bakal diterima ditiap organisasi.
“Kalau itu langsung cek ke Baperidda,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya dana hibah untuk organisasi olahraga Bontang tahun ini tidak bisa dicairkan. Meski begitu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni tetap berkomitmen agar atlet tetap bisa bertanding.
Sebelumnya, direncanakan untuk meminta legal opinion dari aparat penegak hukum untuk tetap bisa mencairkan dana hibah. Namun hal itu urung dilakukan. (Dwi Kurniawan Nugroho)







