bontangpost.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menggenjot cakupan vaksinasi secara masif. Baik itu untuk dosis pertama, kedua, maupun booster. Bahkan, persediaan vaksin dipastikan bertambah setelah mendapatkan suplai pada akhir pekan lalu.
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan telah menerima seribu dosis vaksin merek Pfizer. Stok itu diperoleh dari Gudang Farmasi Kesehatan di Kutai Kartanegara. Diambil lantaran daerah tersebut belum memulai penyaluran dosis ketiga.
“Ada tambahan seribu dosis Pfizer buat booster ini,” kata Adi.
Bahkan, jadwal penyaluran pun telah disusun oleh Dinkes. Rencananya vaksin booster akan diberikan kepada karyawan BUMD dan BUMN. Termasuk untuk sumber daya manusia di perbankan. Selasa (25/1/2021) booster di Auditorium Tiga Dimensi dialokasikan 540 dosis.
“Sasarannya karyawan PLN, PDAM, Pertagas, PT Pos, Telkom, dan Perusda,” ucapnya.
Tak hanya itu, penyaluran dosis ketiga di hari sama juga berlokasi di gedung MPB. Dengan sasaran ialah karyawan PT Badak LNG sejumlah 350 orang. Terkhusus di lokasi ini pendistribusian dilakukan oleh petugas medis di RS Badak LNG.
Keesokan harinya booster diberikan kepada masyarakat umum. Utamanya yang berada di Kelurahan Loktuan dan Belimbing. Khusus sasaran masyarakat Loktuan kemungkinan terpusat di kelurahan, sedangkan Belimbing di Kopkar PKT. “Tiap sasaran itu ada 500 dosis yang dialokasikan,” tutur dia.
Ia menjelaskan penerima vaksin booster utamanya ialah mereka yang sudah jeda enam bulan pasca disuntikkan dosis kedua. Warga bisa langsung datang ke lokasi dengan membawa sertifikat atau kartu vaksin dari dua dosis sebelumnya.
Sementara itu, Dinkes juga mendapatkan tambahan vaksin merek Sinovac sebanyak 3.000 dosis. Rencananya vaksin ini digunakan untuk menggenjot dosis pertama dan kedua. (*/ak)







