bontangpost.id – Sempat vakum akibat pandemi Covid-19, Pekan Raya Bontang (PRB) kembali hadir di tengah masyarakat.
Agenda tahunan yang digagas oleh radio Eska FM dan didukung bontangpost.id ini dibuka oleh Kepala Dispopar Bontang Ahmad Aznem di pelataran Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Pupuk Kaltim, Senin (26/9/2022) sore.
Sejalan dengan visi misi kepala daerah, Aznem mengatakan event ini bagian dari promosi untuk menarik wisatawan juga meningkatkan distribusi produk lokal dengan melibatkan UMKM.
“Target kami menjadikan Bontang sebagai kota wisata dan mandiri secara ekonomi. Makanya sangat pas melibatkan UMKM Bontang,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Aznem meminta seluruh perusahaan yang ada di Kota Bontang untuk mendukung seluruh kegiatan yang berkenaan dengan pengembangan pariwisata dan UMKM. Lewat berbagai kegiatan.
“Pemerintah Kota Bontang sudah menetapkan tahun ini harus ada 77 event yang diselenggarakan. Sejauh ini seluruh OPD sudah melaporkan event yang akan dilaksanakan, totalnya ada 54 kegiatan. Oleh sebab itu sisanya perusahaan juga mesti membuat perencanaan kegiatan serupa,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur PT Radio Suara Khatulistiwa Suyoto mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk menyongsong HUT ke-23 Kota Bontang serta merayakan hari pariwisata dunia.
“Tema yang kami usung tahun ini tidak terlepas untuk memajukan pariwisata dan membangkitkan UMKM,” ujarnya.
Suyoto menyebut, 70 persen peserta PRB merupakan pelaku UMKM Bontang. Sedangkan sisanya berasal dari samarinda dan Balikpapan. Dengan total keseluruhan 130 pelaku UMKM yang mengisi stan.
“Itu yang terdata. Sedangkan sisanya pedagang kaki lima masih banyak lagi,” sambungnya.
Digelar selama sepekan sampai 1 Oktober, PRB akan dimeriahkan oleh berbagai kesenian dan budaya. Seperti parade band, dance, tari daerah, dan sebagainya.
“Kami ingin bakat pemuda Bontang tersalurkan dengan baik. Ini merupakan peran serta Radio Eska untuk memberdayakan serta meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Kota Bontang,” tandasnya. (*)







