BONTANGPOST.ID – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud (Harum) menegaskan stok beras di Kaltim aman terkendali. Ia meminta distributor tidak memainkan kualitas dan harga saat menyalurkan beras ke pasar ritel.
“Kalau kualitasnya medium, jangan dijual sebagai premium. Semua harus sesuai standar, terutama untuk pasar modern,” tegas Harum saat konferensi pers di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (19/8).
Ia juga mengingatkan distributor segera melengkapi kekurangan mutu bila beras premium belum memenuhi syarat. “Tidak usah ragu, selama mengikuti aturan, insya Allah aman,” tambahnya.
Kepala DP2KUKM Kaltim Heni Purwaningsih, memaparkan hasil uji laboratorium. Dari 17 sampel beras yang beredar di Kaltim, hanya satu merek yang benar-benar memenuhi standar premium.
Temuan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian yang mencoret 212 merek beras secara nasional dari kategori premium.
Meski begitu, distributor lain seperti CV Dermaga tetap memastikan stok di Samarinda masih berkisar 250–300 ton, mayoritas berasal dari Jawa Timur.
Konferensi pers bertema Sinergi Informasi Menjaga Stabilitas Pangan dan Harga Beras ini turut dihadiri Wakil Gubernur Seno Aji, Sekdaprov Sri Wahyuni, Kepala Bulog Samarinda, serta sejumlah distributor.
Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan pangan sekaligus melindungi masyarakat dari gejolak harga. (*)







