bontangpost.id – Lima kelurahan di Kota Bontang terdampak banjir yang terjadi sejak Minggu (5/9/2022) dini hari. Yakni Kelurahan Guntung, Gunung Telihan, Gunung Elai, Api-Api dan Tanjung Laut.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang dan redaksi, sekira lebih dari 366 kepala keluarga dari 3.792 jiwa penduduk Bontang terdampak banjir yang tersebar lebih dari 41 RT.
Kelurahan Guntung meliputi, RT 04, 06, 10, 11, 12, 13, dan 14 dengan total 194 kepala keluarga atau 763 jiwa. Kelurahan Gunung Elai meliputi, RT 13, 14, 18, 19, 43, 44, dan 45 dengan total 172 kepala keluarga atau 529 jiwa.
Kemudian Kelurahan Api-Api terdapat 27 RT dengan sekira 2.500 jiwa yang terdampak. Berikutnya Kelurahan Gunung Telihan terdiri dari RT 20 dan RT 25. Selanjutnya Kelurahan Tanjung Laut terdiri dari satu RT yakni 35.
“Hanya satu RT saja. Untuk jumlah KK dan jiwanya kami masih melakukan pendataan,” aku Lurah Tanjung Laut, Mustamin saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2022).
Sementara itu, ketinggian air terparah dikatakan Kepala BPBD Bontang Zainuddin, berada di Jalan Tari Enggang, Kelurahan Guntung dengan tinggi muka air 60 cm. Menyusul Jalan Imam Bonjol yang memiliki ketinggian air 40 cm. Sementara di Jalan KH Dewantara, Kelurahan Tanjung Laut dengan kedalaman 10 cm.
“Ketinggiannya selutut lebih orang dewasa, tapi sekarang perlahan mulai surut,” ujarnya.
Selain merendam permukiman, banjir juga membuat sejumlah ruas jalan ditutup. Seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Tari Enggang, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Soekarno Hatta. (*)







