• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

6,4 Hektare Lubang Tambang Terbengkalai di Kutai Barat, JATAM; Ini Bukan Administrasi, Ini Kejahatan

by Redaksi Bontang Post
15 November 2025, 11:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
JATAM desak Kejati Kaltim Usut perusahaan tambang yang abai reklamasi di Kutai Barat. (JATAM Kaltim)

JATAM desak Kejati Kaltim Usut perusahaan tambang yang abai reklamasi di Kutai Barat. (JATAM Kaltim)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Kubar – Di Kampung Geleo Asa, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar), terdapat tiga lubang bekas tambang yang dibiarkan terbengkalai. Cekungan tanah yang kini menjadi kolam berair keruh itu diduga ditinggalkan PT KW, perusahaan tambang batu bara yang tidak menjalankan kewajiban reklamasi setelah izinnya berakhir.

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Kaltim menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar kelalaian administrasi, tetapi kejahatan lingkungan. Mereka mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim segera turun tangan.

“Lubang yang dibiarkan tanpa reklamasi, tanpa tanggung jawab sosial ke warga, jelas menghadirkan bencana ekologis dan sosial,” ujar Fauzan Koordinator Lapangan JATAM Kaltim.

PT KW memperoleh izin operasi ketika Ismail Thomas memimpin Kubar. Izin tersebut berakhir pada 21 Desember 2023. Menurut JATAM, perusahaan meninggalkan lahan terbuka seluas 37,5 hektare, termasuk tiga lubang tambang dengan total luas 6,4 hektare—setara 12 lapangan sepak bola.

Baca Juga:  Bentuk Tim Kota, Muluskan Rencana Manfaatkan Kolam Eks Lubang Tambang

Kondisi ini disebut berpotensi mengancam sumber air warga, memicu longsor, dan merusak lanskap lingkungan. “Bersama warga Kampung Geleo Asa, kami telah melaporkan dugaan tindak pidana ini ke Kejati Kaltim pada 19 Juni 2025,” katanya.

Namun, penanganan laporan dinilai berjalan lambat. Kejati baru memanggil beberapa warga untuk dimintai keterangan dan memeriksa titik koordinat area tambang.

“Setiap kali menanyakan perkembangan kasus, kejaksaan selalu beralasan masih akan menggelar ekspose perkara. Tapi sampai sekarang belum ada hasil nyata,” tambah Fauzan.

Padahal, UU 3/2020 tentang Mineral dan Batu Bara, khususnya Pasal 161B ayat (1), secara tegas menyebut pemegang izin yang tidak melakukan reklamasi atau pascatambang dapat dipidana hingga lima tahun dan denda maksimal Rp100 miliar.

Baca Juga:  Rencana Pemanfaatan Air Eks Kolam Tambang, DLH: Belum Ada Dibahas

Karena itu, JATAM Kaltim mendesak Kejati Kaltim segera membuka perkembangan resmi kasus tersebut dan membawa perusahaan ke pengadilan. “Perusahaan harus mempertanggungjawabkan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan,” tegasnya. (KP)

Tags: bekas lubang tambang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pedagang Kopi di Ahmad Yani Protes; Kursi-Meja Diangkut Satpol PP Bontang, Klaim Tak Berjualan di Trotoar

Next Post

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

Related Posts

Anggaran Tak Kunjung Diajukan, Dewan Tunda Pembahasan Lokasi Pemakaman Bontang Barat
DPRD Bontang

Komisi III DPRD Bontang Kukuh Air Kolam Bekas Tambang Dialirkan ke Warga

29 Agustus 2023, 10:04
Kebutuhan Area Genangan Bendungan Marangkayu, 535 Hektar Lahan Belum Dibebaskan
Bontang

Banyak Cara Mengairi Bontang

26 Agustus 2023, 16:57
Bontang

Simsalabim, Air Minum Bekas Tambang

26 Agustus 2023, 16:31
Video Evakuasi Anak 11 Tahun yang Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Tenggarong
Kaltim

Video Evakuasi Anak 11 Tahun yang Tenggelam di Kolam Bekas Tambang Tenggarong

25 Juni 2023, 21:23
Bentuk Tim Kota, Muluskan Rencana Manfaatkan Kolam Eks Lubang Tambang
Bontang

Bentuk Tim Kota, Muluskan Rencana Manfaatkan Kolam Eks Lubang Tambang

17 Juli 2020, 17:30
Jatam Sebut Tak Sehat, PDAM Klaim Sudah Diuji
Bontang

Rencana Pemanfaatan Air Eks Kolam Tambang, DLH: Belum Ada Dibahas

5 Juli 2020, 10:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.