bontangpost.id – Kebakaran yang terjadi di area pabrik minyak goreng PT Energi Unggul Persada (EUP), Jumat (14/6/6/2024), bukan kali pertama terjadi.
Perusahaan yang beroperasi di Bontang Lestari itu bahkan sudah mendapat peringatan dari Pemkot dan DPRD Bontang.
Dalam rapat kerja DPRD dengan perusaahan dan OPD terkait, pada 30 Januari 2023, diketahui bahwa PT EUP tidak memiliki sistem tanggap darurat yang baik.
Dalam pertemuan itu, PT EUP yang diwakili Jayadi selaku humas perusahaan, mengaku tidak memiliki mobil pemadam kebakaran. Dia juga menyebut PT EUP akan membangun sistem hydrant.
Sementara dari catatan Bontang Post, kebakaran dini hari tadi merupakan kebakaran keempat.
Kebakaran pertama terjadi pada 6 Agustus 2021 di gudang biodiesel, 16 Juni 2022 di gudang ampas sawit, lalu pada 21 Januari 2023 di gudang penyimpanan minyak.
Kecuali kebakaran di gudang penyimpanan minyak, tiga kebakaran lainnya terjadi pada dini hari. (*)







