• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Menanam Inspirasi; Kisah Karyawan Pupuk Kaltim Merintis Pertanian Hidroponik

by Redaksi Bontang Post
21 Oktober 2024, 18:58
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Ali Luthfi karyawan Pupuk Kaltim yang sukses merintis Bara Farm, pertanian hidroponik buah dan sayuran di Bontang

Ali Luthfi karyawan Pupuk Kaltim yang sukses merintis Bara Farm, pertanian hidroponik buah dan sayuran di Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Ketika pertama kali bergabung menjadi karyawan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) pada tahun 2008, tak pernah terlintas di pikiran Ali Luthfi bahwa ia akan tertarik untuk menjadi petani.

Namun berbekal pengalaman bekerja di Pupuk Kaltim yang membuatnya sering bersinggungan dengan industri pertanian, pria kelahiran Demak, 8 Februari 1986 ini sukses merintis Bara Farm, pertanian hidroponik buah dan sayuran di Bontang, Kalimantan Timur.

“Sebenarnya saya tidak punya pengetahuan tentang bertani. Tapi saya memang selalu tertarik dengan pertanian, apalagi saya bekerja di Pupuk Kaltim. Awalnya saya mencoba hidroponik untuk memanfaatkan waktu luang. Kebetulan, halaman belakang rumah saya juga bisa dimanfaatkan. Saya mulai menanam sayur dan buah seperti kangkung, pakcoy dan melon. Ketika panen, saya bagikan ke tetangga dekat rumah agar bisa sama-sama menikmati,” ujar pria yang saat ini menjabat sebagai AVP Pemeliharaan Bangunan dan Sarana Pupuk Kaltim.

Tahun 2017 lalu, sebelum Bara Farm lahir, Luthfi lebih dulu mencoba peruntungan menjadi petani konvensional. Tapi sayangnya, karena pengetahuannya tentang bertani masih minim, dalam waktu dua tahun, Luthfi tidak berhasil mengembangkan usahanya. Tak patah semangat, di tahun 2019 Luthfi mencoba peruntungan dengan bertani menggunakan sistem hidroponik.

Baca Juga:  Sunday Market Pupuk Kaltim, Jadi Media Pengembangan Bagi Ekonomi Kreatif di Bontang

“Saya mulai membangun greenhouse ukuran 6×6 meter yang saya tanami sayur dan melon. Ternyata pelan-pelan mulai berkembang, sampai saat ini saya mengelola lima greenhouse melon dan tiga greenhouse sayur. Saat ini, saya dibantu istri dan tim sedang mempersiapkan tambahan enam greenhouse lagi untuk melon. Alhamdulillah, sekarang ini Bara Farm bisa menghasilkan hingga rata-rata 30-50 kilogram sayuran per hari dan 1,5-2 ton melon per bulan,” tambah Luthfi.

Karyawan Pupuk Kaltim yang sukses merintis Bara Farm, pertanian hidroponik buah dan sayuran di Bontang

Luthfi selalu bisa menyeimbangkan waktu dan perannya sebagai karyawan Pupuk Kaltim dan petani hidroponik. Apalagi, ia selalu mendapatkan dukungan dari rekan kerjanya di Pupuk Kaltim untuk terus mengembangkan usahanya. Luthfi pun selalu berusaha berbagi ilmu dengan petani-petani muda di sekitar wilayah domisilinya. Banyak generasi muda yang tertarik mengikuti jejak Luthfi dan berguru ke Bara Farm. Semua diterima Luthfi dengan tangan terbuka.

“Alhamdulillah, saat ini Bara Farm sudah cukup dikenal di Kalimantan Timur. Saya juga selalu berusaha meluangkan waktu berbagi ilmu pertanian hidroponik dengan calon-calon petani muda di Kalimantan Timur. Operasional Bara Farm juga membuka pintu rezeki pekerjaan bagi banyak orang. Karena itulah, lewat Bara Farm, saya mendapatkan penghargaan sebagai Duta Petani Milenial Kalimantan Timur dari Kementerian Pertanian selama dua tahun berturut-turut,” kata Luthfi.

Baca Juga:  Ini Alasan Perusahaan Datangkan Tenaga Ahli

Menjalankan usaha tani hidroponik tentu bukan tanpa tantangan. Itu juga yang dirasakan Luthfi, bahkan sampai saat ini. Salah satu tantangan terbesar adalah biaya investasi. Tapi dengan ketekunan, Luthfi bisa keluar dari kesulitan dengan mengutamakan konsistensi dalam mutu panen. Selain itu, Luthfi juga terus memacu diri untuk menciptakan inovasi yang positif, terutama soal pemasaran.

Di saat banyak petani bergantung pada off taker, Bara Farm langsung menjual kepada sekitar 500-700 pelanggan tetap sambil juga memperluas lini penjualan dengan berkolaborasi dengan reseller di Samarinda, Balikpapan dan Sangatta. Semua dilakukan demi memastikan pelanggan menerima produk Bara Farm dengan kondisi dan kualitas terbaik.

Meski sudah meraup sukses dari Bara Farm, Luthfi tetap tak melupakan peran utamanya sebagai karyawan Pupuk Kaltim. Menurut Luthfi, salah satu kunci sukses Bara Farm adalah prinsip work-life balance yang selalu menjadi budaya kerja di Pupuk Kaltim. Dampak positifnya, Luthfi masih memiliki cukup waktu untuk berkegiatan positif di luar jam kerja.

Baca Juga:  Ma'rifah Herbal Kembangkan Diri, Bakal Dirikan Spa dan Kafe

“Terima kasih pada Pupuk Kaltim telah memberikan kesempatan saya untuk membesarkan Bara Farm. Semoga yang saya lakukan bisa menginspirasi insan Pupuk Kaltim yang lain. Saya dan banyak karyawan Pupuk Kaltim yang bisa merintis usaha, kami adalah produk-produk pengelolaan sumber daya manusia yang baik di Pupuk Kaltim,” lanjut Luthfi.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, sangat mengapresiasi upaya karyawan Pupuk Kaltim yang bisa memaksimalkan potensi diri dan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar.

“Sejalan dengan tema HUT Pupuk Kaltim ke-47 tahun ini, Inspiring Generations, Creating Opportunities, kami selalu mendukung insan Pupuk Kaltim untuk berkreasi dan berkarya dalam banyak bidang yang bisa memberi perubahan positif bagi masyarakat. Saya mengapresiasi usaha dan kerja keras Luthfi Luthfi lewat Bara Farm yang berhasil menciptakan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produksi pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga yang dilakukan Luthfi dan Bara Farm bisa menginspirasi lebih banyak lagi insan Pupuk Kaltim untuk menjadi saluran keberkahan bagi masyarakat,” pungkas Soesilo. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dinas PUPRK Janji Segera Perbaiki Turap Patah di Api-Api

Next Post

Serapan Anggaran Dinas PUPRK Rendah, Komisi C Minta Pengerjaan Proyek Tepat Waktu

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.