BONTANGPOST.ID, Bontang – Beberapa proyek pembangunan ruang kelas baru di Bontang sedang dilaksanakan pada tahun ini. Sekolah-sekolah yang mendapatkan tambahan sarana belajar antara lain SDN 004 Bontang Selatan, SDN 002 Bontang Barat, SDN 010 Bontang Utara, SDN 009 Bontang Utara, dan SMPN 2.
Dalam hal ini, anggota DPRD Alfin Rausan Fikry mengingatkan kepada kontraktor pemenang tender agar dapat menyelesaikan pembangunan tepat waktu. Hal ini penting agar bangunan baru bisa segera digunakan oleh para siswa pada awal tahun ajaran baru.
“Jangan sampai ada yang durasi kontraknya habis tetapi pembangunan belum selesai, sehingga harus meminta perpanjangan waktu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa jika ada kontraktor yang mengalami keterlambatan dalam pengerjaan, mereka harus masuk dalam daftar hitam dan tidak diberi kesempatan untuk ikut tender di masa mendatang. “Jika ada kontraktor yang molor, saya tidak akan merekomendasikan mereka untuk digunakan di tahun berikutnya,” tegasnya.
Kenyamanan sarana belajar, seperti ruang kelas yang layak, berpengaruh besar terhadap penyerapan materi pelajaran. Oleh karena itu, Alfin juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera membangun beberapa sekolah yang masih menggunakan sistem dua shift.
“Porsi anggaran untuk sektor pendidikan kita adalah 20 persen dari total APBD, jadi sudah seharusnya kita fokus pada pembangunan yang mendukung kualitas pendidikan,” ucapnya.
Diketahui bahwa pembangunan di SDN 004 Bontang Selatan dan SDN 002 Bontang Barat merupakan langkah relokasi, mengingat lahan sekolah yang lama tidak bisa dikembangkan lebih lanjut. Proyek ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan ruang kelas, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan di Bontang secara keseluruhan.
Dengan dukungan dan pengawasan yang ketat, diharapkan pembangunan ruang kelas baru ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan fasilitas yang memadai bagi para siswa. Politisi Golkar ini menyebut masyarakat Bontang tentu menantikan perkembangan selanjutnya. Agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih baik di lingkungan yang lebih nyaman. (*)







