• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Penyelamatan Orangutan di Kutim Jadi Cermin Kondisi Krisis Lingkungan, FRK: Narasi Konservasi Bisa Jadi Greenwashing

by BontangPost
23 Februari 2025, 15:09
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Tim gabungan dari KLHK, Centre for Orangutan Protection, serta PT Kaltim Prima Coal saat penyelamatan orangutan yang sebelumnya tersesat di areal pertambangan. (IST)

Tim gabungan dari KLHK, Centre for Orangutan Protection, serta PT Kaltim Prima Coal saat penyelamatan orangutan yang sebelumnya tersesat di areal pertambangan. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Fraksi Rakyat Kutim (FRK) menyoroti aksi penyelamatan orangutan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Centre for Orangutan Protection (COP), serta PT Kaltim Prima Coal (KPC), setelah sebelumnya orangutan tersebut terekam dalam video warga saat beraktivitas di area pertambangan PT KPC.

“Kejadian ini bukan sekadar momen heroik, tetapi cerminan dari masalah yang lebih besar. Hilangnya hutan sebagai rumah orangutan akibat ekspansi tambang dan perkebunan. Setiap kali ada orangutan masuk ke wilayah tambang atau perkebunan, kita diberi tontonan dramatis “rescue” yang menggugah emosi, padahal yang seharusnya kita pertanyakan adalah kenapa habitatnya semakin menyempit?” kata Ketua FRK Erwin Febrian Syuhada, Jumat (21/2).

Baca Juga:  Gawat, Orangutan Di Hutan Lindung Sungai Lesan Hampir Punah

Ia menegaskan bahwa krisis ini bukan sekadar tentang penyelamatan individu orangutan, tetapi cerminan dari hilangnya hutan sebagai rumah mereka akibat ekspansi industri tambang dan perkebunan.

Populasi orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus morio) menurun drastis dari 288.500 pada 1973 menjadi 57.350 individu saat ini, turun 80 persen dalam kurang dari 50 tahun. Deforestasi akibat tambang batu bara dan perkebunan sawit, termasuk konsesi 61.543 hektare milik PT KPC, menjadi penyebab utama.

“PT KPC dan industri ekstraktif lainnya di Kutai Timur tidak bisa hanya berbangga dengan aksi penyelamatan ini. Komitmen mereka terhadap lingkungan harus diukur bukan dari berapa banyak orangutan yang mereka selamatkan, tetapi dari sejauh mana mereka mencegah habitat orangutan terus hancur. Kalau penyelamatan seperti ini terus berulang, artinya ada yang salah dalam pendekatan pengelolaan lingkungan mereka,” lanjut Erwin.

Baca Juga:  Viral Orangutan Makan Sampah di Bengalon, BKSDA Kaltim Selamatkan dan Lepasliarkan ke Hutan Mesangat

Ia menambahkan bahwa narasi “konservasi” perlu dikritiis. Agar tidak sekadar menjadi greenwashing. Solusi jangka panjang seperti moratorium tambang, audit reklamasi, dan keterlibatan masyarakat harus diutamakan. Jika perusakan habitat terus berlanjut, orangutan akan semakin langka, sementara ekspansi industri tambang mengancam tidak hanya satwa, tetapi juga keseimbangan ekosistem.

Orangutan yang muncul di areal pertambangan PT Kaltim Prima Coal.

Untuk diketahui, pada 11-12 Februari 2025 lalu, Tim WRU SKW II Tenggarong – BKSDA Kaltim, bekerja sama dengan Tim COP dan Tim Departemen Environment – Divisi HSES PT KPC,  berhasil melakukan penyelamatan terhadap 1 individu orangutan jantan berusia kurang lebih 17 tahun yang keberadaannya di sekitar area Operasional KPC, Simpang Perdau.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, orangutan tersebut dilepasliarkan di Hutan Lindung Gunung Mesangat, Kutim. (*)

Baca Juga:  Astaga! Tubuh Orangutan ini Ditembus 26 Peluru
Tags: orangutan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemuda Tani Optimis Pertanian Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia

Next Post

Evolution Pupuk Kaltim di Malahing, Sasar Keberlanjutan Lingkungan dan Pendidikan Masyarakat

Related Posts

Orangutan dengan Anak Kembar di Kutim Diselamatkan dari Habitat Rusak
Nasional

Orangutan dengan Anak Kembar di Kutim Diselamatkan dari Habitat Rusak

5 Maret 2026, 14:22
Viral Orangutan Makan Sampah di Bengalon, BKSDA Kaltim Selamatkan dan Lepasliarkan ke Hutan Mesangat
Kaltim

Viral Orangutan Makan Sampah di Bengalon, BKSDA Kaltim Selamatkan dan Lepasliarkan ke Hutan Mesangat

4 Februari 2026, 15:17
Orang Utan di Areal Kilang
Bontang

Orang Utan di Areal Kilang

1 November 2025, 00:49
80 Persen Orangutan Tinggal di Luar Area Konservasi
Nasional

Ekspansi Tambang dan Perkebunan, Nasib Orang Utan Kian Mengkhawatirkan

24 April 2025, 15:12
Habitat Orangutan di Kutai Timur Terancam, Fragmentasi Akibat Pertambangan Meningkat
Kaltim

Habitat Orangutan di Kutai Timur Terancam, Fragmentasi Akibat Pertambangan Meningkat

1 Maret 2025, 18:10
Viral Orangutan Menyeberang Jalan, BKSDA; Jangan Beri Makan
Kaltim

Viral Orangutan Menyeberang Jalan, BKSDA; Jangan Beri Makan

2 Februari 2022, 11:58

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.