BONTANG – Seekor orang utan ditemukan oleh salah seorang karyawan PT Pama Persada berinisial YD dalam kondisi memprihatinkan. Berdasarkan penuturan YD, bibir orang utan tersebut mengalami sobekan yang cukup panjang lantaran tersayat kulit tebu yang dimakannya beberapa hari lalu. Orang utan ini sering ditemukan muncul di area tambang PT Indominco Mandiri tepatnya di lokasi bravo 0, east block PT Pama Persada.
Dia menduga, semakin panjangnya sobekan bibir tersebut karena sering digaruknya lantaran perih dan gatal. Apalagi dia tahu persis, tenaga garukan seekor orang utan sebanding 10 kali tenaga orang dewasa. Sehingga wajar, semakin hari sobekannya semakin parah.
“Untuk itu saya minta bantuan Bontang Post berkoordinasi dengan instansi terkait sehingga orang utan tersebut bisa dikarantina dan diberikan pengobatan serta jahitan pada luka di bibirnya,” tulisnya melalui pesan email ya dikirim ke Redaksi Bontang Post.
“Teman-teman bisa bayangkan betapa tidak teganya hati ini melihat ciptaan Tuhan yang stau ini terluka seperti itu. Tak kuat hati ini melihatnya,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Taman Nasional Kutai (TNK) Nur Patria menuturkan, pada dasarnya penanganan satwa liar yang dilindungi merupakan tanggung jawab semua pihak. Hanya saja, untuk kasus seperti ini merupakan kewenangan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Hal ini lantaran, lokasi ditemukannya orang utan tersebut berada di luar dari kawasan TNK.
“Namun kami siap men-support jika mereka tidak bisa atau meminta bantuan,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Minggu (28/5) kemarin.
Pihaknya pun juga mengaku akan mencoba berkomunikasi dengan BKSDA Kaltim yang berada di Samarinda untuk mendapatkan respon lebih lanjut. Pihaknya pun juga akan memerintahkan anggotanya untuk mencari kebenaran terkait informasi tersebut sehingga mudah saat melakukan pengecekan di lapangan.
“Pernah sebelum ini kasus serupa juga ada di Sangatta. Orang utan yang terluka itu kami tangani bersama. Alhamdulillah berhasil,” jelasnya. (bbg)







