• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Bawang Putih Tembus Rp 60 Ribu

by BontangPost
4 Juni 2017, 12:20
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Harga bawang putih di pasaran terus mengalami kenaikan. Bahkan, hingga, Sabtu (3/6) kemarin harga jual sudah tembus Rp 60 ribu perkilogram. Padahal, sepekan lalu harga komoditas tersebut masih Rp 55 ribu perkilogram.

Nasiah (43) mengaku, saat ini dirinya terpaksa menjual bawang putih Rp 60 ribu perkilogram. Sebab, harga modal yang diperolehnya dari penyalur juga sudah tinggi. Akibatnya kenaikan harga pun tidak bisa terhindarkan.

“Sekarang sekarungnya (bawang putih, Red.) sudah Rp 950 ribu. Jadi ngga bisa lagi dijual dibawah Rp 50 ribu perkilogram,” ucap Nasiah, salah satu pedagang di Pasar Induk Sangatta.

Kenaikan harga ini, kata dia, kemungkinan masih akan terus berlanjut. Sebab, pasokan bawang putih yang dibawa penyalur juga terbatas. Sementara permintaan warga cukup tinggi.

Baca Juga:  Buruh dan Manajemen PT BMA Sudah Mediasi, Disosnaker Keluarkan Surat Anjuran Pekan Ini

“Memang ada bawang putih import. Katanya dari India. Harganya masih bisa Rp 50 ribu perkilogram. Tapi ukurannya kecil-kecil. Beda sekali sama bawang putih lokal yang besar-besar. Jadi kurang laku dijual,” sebutnya.

Senada, Supiati (35) pedagang sayur di Pasar Singa Geweh Sangatta Selatan mengaku, akibat kenaikan harga bawang ini banyak pembeli yang mengeluh. Sebab, kenaikan harga hanya berjarak sepekan.

“Yah, saya juga ngga bisa apa-apa mas. Modalnya juga memang sudah naik. Kalau ada yang ngeluh, saya terima aja, sambil jelaskan pelan-pelan,” tuturnya.

Dia pun berharap, pemerintah bisa segera mengambil kebijakan untuk dapat menekan kenaikan harga komoditas tersebut. Terlebih, menjelang lebaran nanti besar kemungkinan kenaikan harga barang lainnya juga akan terjadi.

Baca Juga:  Target Kabupaten Laik Anak Masih Jauh 

“Yah kalau naik wajar lah. Kan permintaan memang meningkat kalau mau lebaran. Setiap tahun kan juga seperti itu. Hanya, bagaimana naiknya masih bisa di kontrol,” ujar Supiati. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga sembakokenaikanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

IBADAH PUASA TERDAPAT  PAHALA TAK TERHINGGA

Next Post

Pedagang Makanan Menjerit, Tak Berani Naikkan Harga

Related Posts

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang
Bontang

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang

12 Juni 2022, 09:52
Harga Telur di Bontang Meroket
Bontang

Harga Telur di Bontang Meroket

2 Januari 2022, 17:00
Harga Meroket, Pasokan Cabai Bergantung dari Luar Daerah
Bontang

Harga Meroket, Pasokan Cabai Bergantung dari Luar Daerah

4 Maret 2021, 09:00
Jelang Iduladha, Pasokan dan Harga Bahan Pokok Stabil
Bontang

Jelang Iduladha, Pasokan dan Harga Bahan Pokok Stabil

28 Juli 2020, 18:00
Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu
Bontang

Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu

20 Maret 2020, 08:00
Jelang Natal, Harga Bawang Merah Melonjak
Bontang

Jelang Natal, Harga Bawang Merah Melonjak

17 Desember 2019, 18:00

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.