• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kasus Campak di Kaltim Mengkhawatirkan, Balikpapan Sudah 53 Kasus, Berpotensi Ditetapkan KLB

by Redaksi Bontang Post
1 September 2025, 09:37
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Balikpapan – Penyakit campak seharusnya bisa dicegah sehingga tak terjadi penularan dan kejadian luar biasa (KLB). Minimnya edukasi, serta meluasnya hoaks seputar vaksin masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.

Balikpapan menjadi daerah dengan catatan tertinggi dan berpotensi masuk kategori kejadian luar biasa (KLB). Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, Dinas Kesehatan Kaltim mencatat sedikitnya 64 anak terinfeksi virus campak.

Jumlah ini mendekati catatan kasus pada 2024 lalu yang mencapai 160 anak sepanjang tahun. Lonjakan terbesar terjadi di Balikpapan. Dari 64 kasus tahun ini, 53 di antaranya berasal dari Balikpapan. Sisanya tersebar di Bontang 7 kasus, Samarinda 2 kasus, Kutai Kartanegara 1 kasus, dan Penajam Paser Utara 1 kasus.

Baca Juga:  Berbenturan dengan Anggapan Vaksin Haram

”Kalau biasanya hanya 2–5 kasus, lalu tiba-tiba melonjak sampai 20, itu sudah masuk Kejadian Luar Biasa (KLB),” ujar Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin, melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Ivan Hariyadi, ditemui Kaltim Post (induk Bontang Poast), Kamis (28/8).

Ivan menambahkan, sepanjang 2024 lalu Balikpapan mencatat 55 kasus campak. Sementara dalam delapan bulan pertama 2025, angka kasus sudah mencapai 53 anak. Kondisi ini membuat potensi peningkatan kasus semakin terbuka.

Campak merupakan penyakit menular yang sebenarnya bisa dicegah melalui imunisasi. Ivan menyebut, program imunisasi campak-rubela (MR) diberikan dalam dua tahap, yaitu pada usia 9 bulan (MR1) dan 18 bulan (MR2). Namun, rendahnya cakupan imunisasi masih menjadi tantangan utama di Balikpapan.

Baca Juga:  Kampanye Imunisasi MR Diperpanjang

”Sebagian besar anak yang terinfeksi memang belum pernah diimunisasi. Ada juga 1–2 kasus pada anak yang sudah imunisasi, tetapi gejalanya lebih ringan,” kata Ivan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: campakImunisasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kementrian ESDM Bakal Pasang 10.550 Sambungan Jargas di Bontang

Next Post

Dorong Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat, Pupuk Kaltim Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Related Posts

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional
Kaltim

Baru Tembus 65 Persen, Capaian Imunisasi Campak Kaltim Masih Jauh dari Target Nasional

17 Maret 2026, 15:29
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

105 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Kutim, Diskes Tunggu Hasil Laboratorium

17 Maret 2026, 14:22
Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap
Kaltim

Alarm Kesehatan di Kaltim: 126 Balita Terpapar Campak, Mayoritas Belum Imunisasi Lengkap

13 Maret 2026, 15:59
98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Bontang

98 Bayi di Bontang Suspek Campak, Dinkes Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Laboratorium

12 Maret 2026, 14:45
Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada
Kaltim

Kasus Campak Menjadi Ancaman Serius, Kaltim Harus Waspada

1 September 2025, 15:00
WASPADA!!! Difteri Kembali Mengancam, Dinkes Temukan 4 Kasus Baru
Nasional

Pemerintah Tambah Empat Imunisasi Dasar

24 April 2019, 17:30

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Avtur Naik, Harga Tiket Pesawat dari Samarinda Ikut Melambung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.