• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Angka Inflasi Bontang Masih Aman, Harga Pangan Jadi Perhatian

by Redaksi Bontang Post
2 September 2025, 15:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Meningkatnya harga komoditas beras menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kota Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP

Meningkatnya harga komoditas beras menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kota Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Inflasi di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga Agustus 2025 masih tergolong stabil. Hal ini juga dirasakan di Kota Bontang, yang mencatat inflasi bulanan sebesar 0,27 persen. Angka tersebut dinilai masih kecil dan tidak berpengaruh signifikan terhadap daya beli masyarakat.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkot Bontang Moch Arif Rochman, menjelaskan bahwa penghitungan inflasi terbagi dua, yaitu Indeks Harga Konsumen (IHK) dan non-IHK. Kota-kota besar dengan bandara internasional seperti Balikpapan, Samarinda, PPU, dan Berau dihitung menggunakan IHK, sementara Bontang menggunakan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

“Pemerintah pusat menargetkan inflasi nasional tahun 2025 berada di kisaran 2,5 persen, dengan toleransi plus minus 1 persen. Artinya idealnya antara 1,5 hingga 3,5 persen,” jelas Arif.

Baca Juga:  Tren Deflasi Kaltim Masih Berlanjut

Secara nasional, pada Agustus 2025 terjadi deflasi bulanan sebesar minus 0,08 persen, dengan inflasi tahunan 2,31 persen. Kaltim sendiri mencatat deflasi minus 0,40 persen dan inflasi tahunan 1,79 persen—lebih rendah dari rata-rata nasional.

Strategi 4K Jaga Harga Stabil

Arif menyebut Pemkot Bontang terus berupaya menekan inflasi dengan strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, komunikasi efektif, dan kerja sama antardaerah.

Upaya menjaga keterjangkauan dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, hingga program wartegkin. Untuk memastikan ketersediaan, tim pengendali inflasi rutin memantau distribusi bahan pokok bersama Bulog dan para distributor.

Sementara itu, komunikasi intensif dilakukan lewat rapat mingguan serta High Level Meeting (HLM) bersama Kemendagri dan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP). Kerja sama antar daerah juga menjadi kunci, mengingat 90 persen kebutuhan Bontang masih dipasok dari luar daerah.

Baca Juga:  Waspadai Inflasi di Bulan Ramadan, Pemerintah Diminta Perbaiki Tata Niaga 

Komoditas Penyumbang Inflasi

Tiga bahan pokok yang paling berpengaruh terhadap inflasi Bontang adalah bawang merah (0,607 persen), minyak goreng (0,432 persen), dan beras (0,254 persen). Meski ada kenaikan harga pada komoditas tersebut, inflasi di Bontang masih relatif terjaga.

Untuk menekan laju kenaikan, Pemkot melibatkan banyak pihak, termasuk Perkopinda, kejaksaan, kepolisian, dan Kodim dalam pelaksanaan GPM serentak.

“Meski GPM biasanya fokus pada beras dan minyak goreng, kami juga melibatkan pedagang pasar untuk menyediakan komoditas lain seperti telur sesuai ketersediaan,” pungkas Arif. (Ak)

Tags: Inflasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dugaan Korupsi Bimtek di Bontang, Potensi Kerugian Negara Rp470 Juta

Next Post

Berikut 7 Bansos yang Turun September 2025, Bisa Rapel 3 Bulan

Related Posts

Emas, Beras, hingga Bawang Merah Dongkrak Inflasi Kaltim
Kaltim

Emas, Beras, hingga Bawang Merah Dongkrak Inflasi Kaltim

3 Oktober 2025, 09:00
Indeks Harga Pengaruhi Inflasi Kaltim
Kaltim

7 Daerah Rawan Inflasi di Indonesia: Salah Satunya di Kaltim

7 Januari 2025, 13:40
Luhut Minta Warga Tanam Cabai hingga Bawang Merah di Rumah demi Tekan Inflasi
Nasional

Luhut Minta Warga Tanam Cabai hingga Bawang Merah di Rumah demi Tekan Inflasi

3 September 2022, 17:00
Sensus Online Diperpanjang, Optimistis Lampaui Target
Bontang

Inflasi di Kaltim 0,22 Persen, BPS: Bontang Tidak Masuk Hitungan

7 Juli 2020, 17:30
Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat, Biaya Perjalanan Dinas Bengkak
Nasional

Tiket Pesawat Picu Inflasi

2 Februari 2019, 14:00
Tren Deflasi Kaltim Masih Berlanjut
Kaltim

Tren Deflasi Kaltim Masih Berlanjut

4 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.