BONTANGPOST.ID, Bontang – Setelah vakum selama hampir lima tahun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang kembali menggelar Lomba Story Telling Bahasa Inggris untuk jenjang SMP/MTs, Rabu (29/10/2025), di Ruang Santai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang.
Sebanyak 26 peserta dari sekolah negeri dan swasta menampilkan kemampuan bercerita dalam Bahasa Inggris dengan penuh percaya diri.
Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Okto Arbianta Hutahean, menjelaskan bahwa kegiatan ini sebenarnya merupakan agenda tahunan sebelum pandemi. Namun, pandemi COVID-19 dan efisiensi anggaran membuat kegiatan tersebut terhenti cukup lama.
“Sebelum pandemi, kegiatan ini rutin diadakan bahkan hingga tingkat provinsi dan nasional. Setelah tertunda sekitar empat hingga lima tahun, tahun ini akhirnya bisa kita adakan kembali melalui anggaran perubahan,” ujarnya.
Okto menyebutkan, tahun ini peserta baru berasal dari jenjang SMP/MTs karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Meski demikian, Disdikbud Bontang menargetkan perluasan peserta di tahun berikutnya.
“Jika anggarannya memungkinkan, tahun depan kita akan perluas lagi cakupannya. Kami ingin kegiatan ini menjadi ajang pembinaan berjenjang bagi siswa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan story telling tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menghidupkan kembali pembelajaran Bahasa Inggris dan pelatihan berbicara di depan umum yang sempat menurun selama pandemi.
“Di era digitalisasi, kemampuan berbahasa Inggris dan public speaking itu penting. Ada rasa bangga juga anak-anak bisa berbicara bahasa asing, serta melatih rasa percaya diri, kreatif, dan komunikatif,” tandasnya.
Dengan kembalinya kegiatan ini, Disdikbud berharap pembinaan Bahasa Inggris di Kota Bontang dapat kembali berjalan secara berkelanjutan dan menjadi ruang pengembangan karakter serta kemampuan komunikasi siswa.







