BONTANGPOST.ID, Bontang – Rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memasang CCTV di seluruh ruang kelas sekolah negeri disambut positif oleh SMPN 1 Bontang.
Pihak sekolah menilai langkah tersebut dapat memperkuat sistem pengawasan, baik terhadap siswa maupun tenaga pendidik.
Kepala SMPN 1 Bontang, Ariyanto, mengatakan jumlah siswa yang mencapai 855 orang membuat pengawasan menjadi tantangan tersendiri. Dengan jumlah guru yang terbatas, keberadaan CCTV dinilai akan membantu pemantauan aktivitas siswa sehari-hari.
“CCTV akan sangat membantu kami memastikan aktivitas anak-anak tetap terkendali,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Ia mengakui SMPN 1 sebenarnya sudah memiliki beberapa CCTV, namun pemasangannya belum merata. Hanya titik tertentu yang saat ini terpantau kamera.
“CCTV sekolah ada, tapi masih terbatas. Kalau dari dinas ingin memasang secara menyeluruh, kami sangat terbuka,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Saparuddin saat menjabat Plt Disdikbud menyebut, pengadaan CCTV di sekolah sudah dianggarkan untuk APBD Perubahan 2025. Namun, saat disinggung berapa kucuran anggaran untuk pengadaan tersebut, dia belum bisa merinci.
“Intinya pengadaan dilakukan secara bertahap. Menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Tetapi nantinya semua akan dilengkapi CCTV,” terangnya.
Berdasarkan laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup) untuk pengadaan CCTV di jenjang sekolah dasar, dialokasikan anggaran senilai Rp 560.718.750.
Jumlah perangkat yang akan dibeli sebanyak 30 unit. Spesifikasinya IP camera outdoor IRspeed dome DS-2DE4425IW-DE. Dengan 25 kali perbesar. Lensa 4 megapiksel PTZ.
Sementara untuk jenjang SMP dikucurkan anggaran sejumlah Rp 168.215.625. Jumlah perangkatnya sembilan unit.







