• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Keterisian Tempat Tidur RSUD Bontang Lampaui Batas Ideal, IGD Kewalahan Layani Pasien

by Yulianti Basri
8 Januari 2026, 08:47
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Kebutuhan gedung baru untuk menambah jumlah tempat tidur pasien rawat inap sangat dibutuhkan oleh RSUD Taman Husada. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Kebutuhan gedung baru untuk menambah jumlah tempat tidur pasien rawat inap sangat dibutuhkan oleh RSUD Taman Husada. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Taman Husada Bontang telah menembus angka 85 persen. Angka ini melampaui ambang batas ideal pelayanan rumah sakit dan berdampak langsung pada kepadatan layanan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Direktur Utama RSUD Taman Husada Bontang, dr Suhardi, mengatakan secara ideal BOR rumah sakit berada di kisaran 60 hingga 80 persen. Ketika keterisian tempat tidur melampaui angka tersebut, pelayanan dipastikan mengalami tekanan.

“BOR kami sekarang sudah di atas 85 persen. Itu sudah tidak sehat. Kalau sudah di atas 80 persen, rumah sakit pasti kewalahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tingginya BOR menjadi salah satu penyebab utama munculnya keluhan masyarakat, mulai dari antrean panjang di IGD hingga pasien yang terpaksa menunggu atau bahkan ditolak karena keterbatasan kamar rawat inap.

Baca Juga:  Profil Dokter Johan, Penuh Dedikasi Dilayanan Bedah Onklogi RSUD Bontang

“Banyak yang komplain kenapa lama di IGD atau pasien ditolak. Mau ditaruh di mana? Kamarnya memang penuh,” ucapnya.

Saat ini, RSUD Taman Husada memiliki sekitar 200 unit tempat tidur. Meski telah menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), Suhardi menegaskan kebijakan tersebut tidak mengurangi jumlah tempat tidur secara signifikan.

“Dengan KRIS tidak ada pengaruh ke jumlah bed. Hanya pengaturan ruang, yang sebelumnya enam bed menjadi empat. Total bed tetap sekitar 200,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan BOR murni disebabkan meningkatnya jumlah pasien, bukan akibat pengurangan kapasitas. Selain itu, terdapat layanan tertentu yang memerlukan ruang khusus, seperti pasien kanker dan kemoterapi, yang tidak bisa dialihkan ke ruangan lain meskipun tersedia.

Baca Juga:  Tertanggung BPJS Kesehatan, RSUD Taman Husada Hadirkan Layanan MRI untuk Diagnosa Kelainan Saraf

“Pasien kanker atau kemoterapi harus dirawat di ruang khusus. Tidak bisa sembarangan dipindahkan karena risikonya,” tambahnya.

Terkait rencana pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada, Suhardi menyebut kebutuhan gedung baru tersebut sudah sangat mendesak. Berdasarkan perencanaan, gedung akan dibangun setinggi delapan lantai di atas lahan milik rumah sakit yang telah tersedia.

Namun, realisasi pembangunan masih bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang. Meski Detail Engineering Design (DED) telah rampung, kepastian pembangunan belum dapat ditentukan.

“DED sudah selesai. Tinggal pelaksanaan, tapi semua tergantung kesehatan APBD. Kalau ada anggarannya, kami siap,” jelasnya.

Berdasarkan perhitungan DED, kebutuhan anggaran pembangunan gedung baru tersebut diperkirakan mencapai Rp300 hingga Rp400 miliar. Manajemen rumah sakit, kata Suhardi, hanya menyiapkan aspek teknis, sementara keputusan anggaran berada di kewenangan Pemerintah Kota Bontang.

Baca Juga:  Anggaran Terbatas, Akses Baru RSUD Bontang Dikerjakan Bertahap

“Gedung itu sangat dibutuhkan. Tapi nasibnya memang masih menggantung, tergantung kemampuan APBD,” pungkasnya. (ak)

Tags: RSUD Taman Husada Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Server Lokal Down, Antrean Pasien RSUD Taman Husada Bontang Mengular hingga 3 Jam

Next Post

Dapur MBG Baru di Bontang Lestari Belum Siap Operasi, Ini Penyebabnya

Related Posts

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD
Bontang

Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD

14 Oktober 2026, 11:30
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut

3 September 2026, 09:51
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00
RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis
Bontang

RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis

24 Juli 2026, 10:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.