• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

DPRD Dorong Lembaga Adat Kutai Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan Bontang Kuala

by Redaksi Bontang Post
9 Juni 2026, 11:46
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Lembaga Adat Kutai beserta OPD terkait melakukan rapat dengar pendapat dengan gabungan Komisi DPRD Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Lembaga Adat Kutai beserta OPD terkait melakukan rapat dengar pendapat dengan gabungan Komisi DPRD Bontang. (ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – DPRD Bontang mendorong Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala mengambil peran yang lebih aktif dalam pembangunan daerah. Tidak hanya sebagai penjaga tradisi, lembaga adat juga diharapkan terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, penataan kawasan, hingga peningkatan pendapatan daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi Gabungan DPRD yang membahas pembangunan lahan parkir, retribusi daerah, serta pemberdayaan Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala.

Menurut Heri, pemerintah daerah telah memberikan dukungan melalui berbagai regulasi, mulai dari peraturan daerah hingga peraturan wali kota yang mengatur keberadaan lembaga adat. Karena itu, sudah saatnya lembaga adat tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Baca Juga:  Faisal Minta Truk Kurangi Muatan selama Perbaikan Jalan Cipto Mangunkusumo

“Pemerintah sudah banyak memberikan dukungan. Tinggal bagaimana kolaborasi antara lembaga adat dan pemerintah dapat berjalan seiring sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai lembaga adat perlu memiliki aturan internal yang kuat sebagai pedoman dalam menjalankan fungsi organisasi. Dengan begitu, keberadaannya tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki kewibawaan dalam menjaga nilai budaya dan adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.

“Lembaga adat harus memiliki aturan yang menjadi pedoman bersama. Dengan begitu marwahnya tetap terjaga dan eksistensinya benar-benar memberi dampak bagi masyarakat,” katanya.

Heri juga menyoroti sejumlah persoalan di kawasan Bontang Kuala yang memerlukan keterlibatan aktif lembaga adat, termasuk penataan kawasan pesisir dan pembangunan fasilitas yang harus memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Bahas Pengelolaan Sampah dan Penanganan Covid-19, Komisi III DPRD Bontang Konsultasi Ke DPRD Kaltim

Menurutnya, lembaga adat dapat berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah sekaligus memberikan edukasi ketika muncul persoalan yang berpotensi menimbulkan polemik.

“Kalau ada persoalan di lapangan, lembaga adat harus hadir. Jangan hanya menjadi organisasi formal, tetapi mampu memberikan solusi dan pemahaman kepada masyarakat,” tuturnya.

Selain menjaga adat dan budaya, DPRD juga mendorong Lembaga Adat Kutai Bontang Kuala terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pengelolaan sampah berbasis komunitas, pelestarian situs budaya, hingga pengembangan kawasan yang memiliki nilai sejarah.

Heri meminta lembaga adat memperkuat komunikasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) agar program-program tersebut dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyoroti kondisi lahan parkir di kawasan wisata Bontang Kuala yang dinilai masih perlu pembenahan. Penataan parkir yang baik, menurutnya, tidak hanya berdampak pada peningkatan retribusi daerah, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan.

Baca Juga:  Belum Kantongi Amdal, Proyek Pabrik CPO Bakal Disetop

“Masih ada parkir yang belum tertata maksimal. Harus ada pengaturan yang jelas antara kendaraan roda dua dan roda empat agar kawasan wisata lebih nyaman dan tertib,” ujarnya.

DPRD Bontang, lanjut Heri, akan terus mengawal implementasi regulasi terkait lembaga adat dan membuka ruang bagi masyarakat maupun pengurus adat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan dukungan pemerintah.

“Kalau ada OPD yang belum menindaklanjuti amanat perda atau aspirasi masyarakat, silakan sampaikan ke DPRD. Kami siap mengawal dan menyampaikan langsung kepada pemerintah daerah,” pungkasnya. (ak)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

DPRD Bontang Kaji Skema Pencairan Insentif Guru Swasta Agar Lebih Tepat Waktu

Next Post

DLH Bontang Klarifikasi PROPER Merah, KNI dan JO Dahana-BBRI Diklaim Tak Cemari Lingkungan

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Distribusi MBG di Bontang Libur Saat Lebaran, Kembali Berjalan 31 Maret 2026

    12 Dapur Tutup Sementara, Hampir 28 Ribu Penerima MBG di Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.