• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Wali Murid di Kaltim Keluhkan Harga Seragam, Dugaan Monopoli Penjualan Atribut Mencuat

by Redaksi Bontang Post
20 Juli 2026, 11:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Polemik pengadaan seragam sekolah kembali mencuat di Kalimantan Timur pada tahun ajaran baru 2026/2027. Sorotan muncul setelah ditemukan harga jilbab di salah satu SMK negeri di Samarinda yang disebut mencapai Rp125 ribu per lembar.

Kondisi tersebut dinilai membebani wali murid di tengah kebutuhan pendidikan yang meningkat saat memasuki tahun ajaran baru.

Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) 30 Buyung Marajo mengatakan harga atribut sekolah tersebut tidak wajar dan perlu mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim.

“Harga jilbab sampai Rp125 ribu itu tidak normal dan memberatkan wali murid,” ujarnya.

Menurutnya, larangan penjualan seragam oleh pihak sekolah seharusnya dijalankan secara konsisten. Namun dalam praktiknya, masih ditemukan penjualan atribut melalui koperasi sekolah yang dinilai berpotensi membatasi pilihan wali murid.

Baca Juga:  Ketua Dewan Sebut Pemkot Tak Serius Salurkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis

Selain menyoroti harga atribut, Buyung juga mengkritik pengawasan terhadap penjualan seragam di lingkungan sekolah. Ia menilai mekanisme pengaduan yang ada belum berjalan efektif sehingga keluhan masyarakat sulit ditindaklanjuti.

Polemik juga berkaitan dengan program seragam gratis dari pemerintah provinsi. Program tersebut disebut kerap terlambat didistribusikan, sehingga wali murid tetap membeli seragam sendiri di awal semester agar anak dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa kendala.

Buyung meminta pemerintah daerah memperkuat monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pendidikan gratis serta memastikan tidak ada praktik yang merugikan peserta didik dan orang tua.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim terkait temuan harga jilbab tersebut maupun dugaan praktik monopoli penjualan atribut di sekolah. (prokal)

Baca Juga:  Bantuan Seragam Sekolah Gratis Tunggu Pergeseran Anggaran
Tags: seragam sekolah gratis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Proyek Drainase Jalan Zamrut Bontang Picu Kebocoran Pipa PDAM dan Jargas, Distribusi Air Sempat Terganggu

Next Post

Viral Surat Taruhan Final Piala Dunia Rp100 Juta di Muara Badak, Polisi Selidiki Keasliannya

Related Posts

Seragam Pramuka Bakal Masuk Paket Bantuan Sekolah Gratis Bontang Tahun Depan
Bontang

Seragam Pramuka Bakal Masuk Paket Bantuan Sekolah Gratis Bontang Tahun Depan

30 Oktober 2026, 14:21
838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying
Bontang

838 Siswa Bontang Selatan Terima Seragam Gratis, Neni Tekankan Pendidikan Tanpa Bullying

23 September 2026, 15:27
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan
Bontang

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan

1 September 2026, 19:26
Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab
Kaltim

Seragam Gratis Kaltim Rp59,7 Miliar Jadi Sorotan, BPK Temukan Siswa Laki-Laki Tercatat Dapat Jilbab

21 Juli 2026, 08:59
Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan
Bontang

Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan

14 Juli 2026, 14:43
Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran
Bontang

Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran

14 Juli 2026, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.