BONTANGPOST.ID, Bontang – Bantuan perlengkapan sekolah gratis yang disalurkan Pemkot Bontang berpeluang bertambah pada 2027. Pemerintah berencana memasukkan seragam Pramuka sebagai bagian dari bantuan untuk siswa.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri Seminar Parenting Wajib Belajar 19-21, Jumat (30/10/2026). Penambahan bantuan itu diharapkan dapat meringankan pengeluaran orang tua untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak.
Neni mengatakan, pemerintah tetap berupaya merealisasikan tambahan seragam tersebut meski kondisi keuangan daerah terbatas.
“Insyaallah, di tengah kondisi anggaran yang terbatas, bukan hanya seragam sekolah yang kami siapkan. Baju Pramuka juga akan ditambahkan,” ujarnya.
Pada 2026, penyaluran seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk siswa jenjang PAUD hingga SMP telah rampung. Paket bantuan tersebut meliputi sepatu, tas, kaos kaki, topi, hingga buku tulis.
Program serupa ditargetkan kembali berjalan tahun depan dengan tambahan pakaian Pramuka.
“Insyaallah tahun depan kita laksanakan,” katanya.
Sebagai gambaran, Pemkot Bontang mengalokasikan anggaran Rp24,27 miliar untuk program perlengkapan sekolah gratis pada 2026. Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga melibatkan penjahit lokal untuk memproduksi seragam yang dibagikan kepada siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, besaran anggaran program 2027 belum ditetapkan. Pemerintah masih akan menyesuaikannya dengan kemampuan keuangan daerah.
“Kami akan melihat kondisi anggaran terlebih dahulu. Namun, bantuan seragam sekolah dan pakaian Pramuka gratis sudah menjadi salah satu prioritas program pemerintah,” pungkasnya. (*)







