• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kepungan Api Karhutla Ancam Orangutan Samboja, Tim Gabungan Pacu Waktu Selamatkan Satwa

by Redaksi Bontang Post
5 September 2026, 12:17
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Petugas gabungan melakukan evakuasi satwa orangutan dari Sekolah Hutan Samboja yang terancam karhutla.

Petugas gabungan melakukan evakuasi satwa orangutan dari Sekolah Hutan Samboja yang terancam karhutla.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samboja – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam kawasan rehabilitasi orangutan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (1/9/2026).

Api yang awalnya muncul di Area Penggunaan Lain (APL) bergerak cepat hingga mendekati kawasan Sekolah Hutan, tempat rehabilitasi orangutan yatim piatu.

Kondisi tersebut membuat tim gabungan mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi 11 individu orangutan dari kawasan seluas sekitar 130 hektare tersebut.

Proses evakuasi dilakukan Yayasan Jejak Pulang bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Manggala Agni, dan Wildlife Rescue Unit (WRU).

Dalam waktu kurang dari dua jam, seluruh orangutan berhasil dipindahkan ke kandang evakuasi di KM 38 Samboja.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Karhutla di Jalan Soekarno-Hatta Bontang

General Manager Yayasan Jejak Pulang, Rahmat Novirsal, mengatakan api pertama kali terdeteksi di kawasan APL sekitar pukul 12.30 WITA.

Sebelumnya, patroli rutin yang dilakukan tiga kali sehari belum menemukan adanya ancaman langsung terhadap kawasan rehabilitasi orangutan.

“Pagi itu belum ada informasi yang mengancam. Kita selalu melakukan patroli tiga kali sehari. Baru sekitar jam setengah satu mulai terlihat ada kebakaran di area APL,” kata Rahmat, Jumat (4/9/2026).

Sekitar pukul 14.00 WITA, tim internal mulai melakukan mitigasi untuk menghambat laju api agar tidak menjalar ke kawasan Sekolah Hutan. Namun, upaya tersebut menghadapi kendala akibat angin yang bertiup kencang.

Situasi semakin mengkhawatirkan sekitar pukul 16.00 WITA. Api berhasil melompati batas APL dan masuk ke kawasan KHDTK Samboja.

Baca Juga:  Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

Status darurat pun langsung diaktifkan. Tim kemudian memutuskan melakukan evakuasi terhadap seluruh orangutan yang berada di Sekolah Hutan.

“Karena sangat membahayakan dan angin semakin kencang, perintah dari pimpinan Jejak Pulang dan penanggung jawab orangutan adalah evakuasi satwa segera,” ujarnya.

Tim Departemen Orangutan kemudian mengarahkan 11 individu orangutan keluar dari kawasan Sekolah Hutan melalui jalur yang telah disiapkan.

Satwa tersebut selanjutnya dibawa menuju kandang karantina atau kandang evakuasi di KM 38 Samboja.

Di saat yang sama, Manggala Agni bersama tim pemadam gabungan berupaya mengendalikan kobaran api yang terus bergerak. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WITA dan api akhirnya berhasil ditangani.

Baca Juga:  Belum Genap Triwulan I, Sudah 22 Kasus Karhutla di Kota Taman

Rahmat mengatakan keberhasilan evakuasi tersebut merupakan hasil dari kesiapsiagaan yang telah dibangun sejak beberapa bulan sebelumnya.

Menurutnya, Yayasan Jejak Pulang mulai memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak sejak Juni sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang.

“Kesiapsiagaan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak bulan Juni. Sejak 16 Juni kita sudah berkolaborasi untuk mengantisipasi karena El Nino diperkirakan berlangsung panjang. Terbukti, saat situasi darurat terjadi, kita bisa melakukannya,” katanya. (KP)

Tags: Karhutla
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Hujan Tak Kunjung Turun, Ratusan Warga Bontang Gelar Salat Istisqa

Next Post

Utang Rp56 Miliar Belum Lunas, Wawali Bontang Segera Panggil Direktur Bontang Transport

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Titik Panas di Berau Sudah Tembus 700, Terbanyak di Kaltim
Nasional

Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional, Menko Polkam: Indonesia Masih Sanggup

20 Oktober 2026, 08:39
Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA
Nasional

Kabut Asap Karhutla Indonesia Sampai Singapura, Ini Daftar 7 Perusahaan yang Disorot NEA

19 Oktober 2026, 15:14

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.