Pentingnya Sosialisasi dan Data yang Akurat Kepada Masyarakat
BONTANG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD telah usai, namun perlu adanya evaluasi terhadap sistem yang dipakai pada tahun ini. Salah satunya cara agar sistem tersebut berjalan dengan lancar ialah memperbanyak komunikasi dengan calon orang tua pendaftar.
Panitia PPDB SDN 006 Bontang Utara Junaidi mengatakan bahwa PPDB tahun ini telah berjalan dengan lancar. Bahkan terkait segala macam administrasi maupun dukmumen dinilai tanpa kendala.
“Kedepan hanya perlu sosialisasi terkait afirmasi kepada masyarakat. Agar masyarakat tidak mengalami kerugian, dimana sebetulnya mereka harus mendapat penambahan usia tetapi karena tidak mengerti informasi maka tidak ada penambahan usia,” terangnya.
Selaku Panitia PPDB SDN 006 Bontang Utara, ia juga meminta maaf kepada masyarakat terkait daya tampung yang terbatas. Ia berharap bagi yang gagal lolos untuk tetap belajar menunggu kesempatan tahun depan atau masuk melalui sekolah swasta.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Suharto mengakui bahwa penyelenggaraan PPDB SD tahun ini membutuhkan evalusi kedepan. Hal tersebut bertujuan supaya kemajuan dunia pendidikan semakin baik.
“Apabila terjadi perubahan format maka harus tertata dengan baik,” ungkapnya.
Mengenai kejadian pembatasan formulir, ia sudah menegur sekolah yang melakukan tindakan tersebut. Sekolah tersebut harus melayani pendaftar hingga jadwal PPDB berakhir. Kekeliruan lainnya ialah mengenai ketidakcocokan daya tampung antara yang tersaji di brosur dengan kenyataan di tempat pendaftaran.
“Ini menjadi tugas pekerjaan kami kedepan, karena ini erat kaitannya dengan database. Kesalahan pada database ini akan berakibat pada dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda),” tambah Ahmad Suharto.
Terkait empat ratusan lebih pendaftar yang gagal masuk SDN, Kadisdik berharap agar masyarakat tidak kecil hati karena ada sejumlah 30 sekolah swasta. Jumlah tersebut dirasa mampu untuk menampung peserta didik baru yang tidak terakomodir. Selain cara tersebut, orangtua dapat mencoba kembali PPDB di tahun depan.
“Mohon maaf ini karena memang daya tampung sekolah yang terbatas,” tandasnya (*/ak)







