• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Zonasi PPDB 2022 Dinilai Bikin Orangtua Siswa Stres, 1 Kursi Dijual Rp 15 Juta

by Redaksi Bontang Post
20 Juni 2022, 09:23
in Pendidikan
Reading Time: 1 min read
0
Siswa lulusan SMP peserta PPDB SMA 2022. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

Siswa lulusan SMP peserta PPDB SMA 2022. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 di tingkat SMA/SMK mendapat sorotan. Salah satunya dari pengamat pendidikan sekaligus Kader Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Kabupaten Tangerang, Banten Sukardin.

Dia menilai sistem zonasi PPDB tingkat SMA/SMK membuat banyak orang tua siswa cemas dan ketakutan. “Berdasarkan pantauan kami di lapangan sistem zonasi ini telah merampas hak anak untuk belajar di sekolah Negeri. Dan, sejak diterapkannya sistem zonasi ini mayoritas orang tua murid yang berdomisili jauh dari lokasi sekolah kerap dihantui rasa cemas dan ketakutan, karena anaknya secara otomatis tidak bisa menikmati pendidikan di sekolah Negeri,” kata Sukardin.

Karena itu ia mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten mengevaluasi dan memperbaiki sistem PPDB 2022 di tingkat SMA/SMK. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga diminta mengevaluasi secara menyeluruh sistem PPDB jalur zonasi tersebut. Dia menilai pemerintah saat ini tampaknya belum siap dalam menerapkan sistem zonasi PPDB.

Baca Juga:  Persaingan PPDB di Sekolah Unggulan Mulai Ketat, Jalur Afirmasi Ramai, Prestasi Sepi

Pasalnya, jumlah siswa lulusan SMP/sederat tidak sebanding dengan kuota dan jumlah SMA/SMK negeri. Akibatnya, lanjut dia, para peserta didik yang bertempat tinggal jauh dari sekolah negeri harus menerima kekecewaan.

“Jumlah peserta didik baru tak sebanding dengan jumlah ruang belajar. Salah satu contohnya di wilayah Kabupaten Tangerang. Di daerah ini gedung sekolah SMA Negeri jumlahnya sangat minim. Bayangkan satu kecamatan hanya satu SMA Negeri, sedangkan jumlah siswa yang mendaftar membludak,” ujarnya.

Dikatakan, animo masyarakat yang ingin menyekolahkan anak- anaknya di sekolah negeri telah membuka peluang para oknum untuk memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. “Saya mendapatkan informasi di lapangan bahwa ada indikasi praktek jual- beli kursi, dan harganya pun cukup fantastis bisa mencapai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta per kursi untuk tingkat SMA Negeri. Ini harus disikapi serius oleh pemerintah, jangan sampai psikologis anak rusak gara-gara sistem zonasi ini,” kata dia. (antara/jpnn)

Baca Juga:  Hari Pertama PPDB Jalur Zonasi Sepi Pendaftar
Tags: PPDB
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ramaikan HUT Bhayangkara Ke-76, PKT Salurkan Satu Unit Sepeda Motor untuk Polres Bontang

Next Post

Kembangkan Enam Klaster, IKN Berpotensi Jadi Economic Super Hub

Related Posts

Seleksi Penerimaan Murid Baru di Bontang Digelar Mei
Bontang

Seleksi Penerimaan Murid Baru di Bontang Digelar Mei

12 Maret 2025, 14:30
Budaya “Berkas Titipan” di PPDB Masih Jadi Langganan
Bontang

Budaya “Berkas Titipan” di PPDB Masih Jadi Langganan

1 Juli 2024, 14:42
Orangtua Pertanyakan PPDB Jalur Perpindahan Tugas, Kecewa Hasil Seleksi Tak Dapat Diakses
Bontang

Orangtua Pertanyakan PPDB Jalur Perpindahan Tugas, Kecewa Hasil Seleksi Tak Dapat Diakses

24 Juni 2024, 15:20
PPDB SMP Bontang Tahap Kedua, Tiga Jalur Dibuka Hari Ini
Bontang

PPDB SMP Bontang Tahap Kedua, Tiga Jalur Dibuka Hari Ini

19 Juni 2024, 14:30
Minim Sarpras, SMK Negeri 4 Bontang Usul Pembangunan Lapangan dan Pagar
Bontang

Terkendala Akses dan Jaringan, SMK 4 Masih Pakai Skema PPDB Luring

25 Mei 2024, 10:44
Tujuh Sekolah Pesisir Bontang Terapkan PPDB Offline
Bontang

Terkendala Jaringan Internet, Tujuh Sekolah Kembali Geber PPDB Offline

15 Mei 2024, 17:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.