bontangpost.id – Jumlah pendaftar di hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 tingkat SD-SMP tergolong sepi. Dari pantauan redaksi bontangpost.id, tak ada antrean panjang di lokasi.
Ketua Panitia PPDB SMP Negeri 1 Wasikin mengatakan dalam kalender akedemik tahun ini pihaknya menerima 272 siswa baru. Nantinya mereka dibagi dalam 8 kelas, yang mana masing-masing kelas terdiri dari 34 siswa.
Untuk zonasi 1, dalam sehari pihaknya hanya membatasi 100 formulir bagi pendaftar offline. Dari jumlah tersebut, sekolah yang terletak di Jalan Kapten Piere Tandean ini baru menjaring 32 calon siswa.
“Pengalaman dari tahun sebelumnya, pendaftaran di hari pertama itu memang sepi. Dari 100 formulir memang tidak pernah habis dalam sehari,” ujarnya saat disambangi di kantornya, Senin (13/6/2022).
Selanjutnya, bila jalur zonasi tidak terpenuhi, kuota yang tersisa akan dialihkan ke jalur prestasi. “Otomatis akan bergeser. Biasanya memang di jalur prestasi itu ramai,” imbuhnya.
Hal yang sama juga dialami SD Negeri 001 Bontang Utara. Proses PPDB zonasi 1 di hari pertama terbilang sepi terlihat dari suasana sekolah yang lengang.
Ketua Panitia PPDB SD Negeri 001 Bontang Utara Sudirman mengungkapkan dari 30 formulir yang disediakan per hari, baru 7 formulir yang laku.
“Kondisi yang sama juga dialami di tahun sebelumnya. Karena penginputan dibatasi sampai jam 12.00, maka kami hanya membuka 30 formulir setiap hari,” ucapnya.
Dikatakan Sudirman, kurangnya calon siswa zonasi 1 terjaring di SDN 001 Bontang Utara bukan karena sekolah itu sepi peminat. Namun dalam jarak 400 meter sekolah tersebut, banyak ruang terbuka hijau (RTH).
Hal itu sesuai dengan petunjuk teknis PPDB 2022, zonasi 1 dibuka bagi mereka yang bermukim maksimal 400 meter dari sekolah.
Berkaca dari PPDB tahun-tahun sebelumnya, pendaftar di sekolah ini bakal membludak di zonasi 2. Atau zonasi yang diperuntukan bagi calon siswa yang bermukim di kelurahan terdekat sekolah. SDN 001 kebagian 4 kelurahan, di antaranya Gunung Elai, Api-Api, Bontang Baru, dan Bontang Kuala.
“Tahun ini kami menampung 96 murid baru dari 3 kelas. Dan kuota itu terpenuhi. Meskipun, paling ramai peminat biasanya di PPDB Zonasi 2,” jelas Sudirman. (*)







