• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Feature

Kisah Inspiratif Warga Bontang: Hamdani (313); Semangat Menuntut Ilmu, Kegagalan Bukan Halangan 

by BontangPost
26 Juli 2017, 12:50
in Feature
Reading Time: 2 mins read
0
Hamdani, M.Thi(BAMBANG/BONTANG POST)

Hamdani, M.Thi(BAMBANG/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski sempat beberapa kali gagal melanjutkan kuliah S2 lewat jalur beasiswa, namun tak menyurutkan semangat Hamdani untuk terus mencoba. Lewat usaha kerasnya, akhirnya dirinya berhasil menggapai impiannya untuk bisa menimba ilmu di jenjang yang lebih tinggi.

Bambang, Bontang

Ketertarikan untuk menimba ilmu agama sudah dirasakan Hamdani sejak kecil. Usai tamat dari SD pada 1991, Hamdani melanjutkan pendidikan di pesantren selama 7 tahun. Usai lulus Madrasah Aliyah, suami Niswa Tewang itu sempat ingin melanjutkan ke bangku kuliah jurusan Bahasa Arab. Namun karena suatu hal, hingga akhirnya kemauannya itu pun harus kandas di tengah jalan. Barulah di tahun 2000, pria kelahiran Paccing, 12 Juli 1977 itu akhirnya memilih merantau ke Balikpapan. Di kota dengan motto “Beriman” itu Hamdani diangkat menjadi guru Tsanawiyah dan Aliyah Pesantren Hidayatullah Balikpapan. Namun hanya berselang 6 bulan saja, dia pun memutuskan kembali untuk pulang ke kampung halamannya, Bone.

Baca Juga:  Sosialisasikan KB lewat Lagu dan Demo Memasak

“Saya berfikir, untuk jadi guru tentu harus punya pendidikan dahulu. Itulah alasan saya memutuskan kembali ke Bone karena ingin melanjutkan kuliah,” ujar mantan Sekertaris Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bone itu.

Menjalani kuliah hingga selesai Kuliah Kerja Nyata (KKN), Hamdani langsung memutuskan untuk ke Bontang untuk menikah. Usai menikah, barulah skripsinya bisa kelar disusun atas bantuan istrinya.Selain menjadi guru, pasca selesai kuliah Hamdani juga menjadi salah satu dosen hadits di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syamsul Ma’arif (STIT Syam) Bontang. Menyadari karena dirinya menjadi dosen, sehingga dia pun terpacu kembali untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2.

Disinilah tantangan terberat Hamdani. Pasalnya sudah puluhan kali akan mencoba mendaftar kuliah lewat jalur beasiswa, dirinya selalu gagal ikut tes. Bahkan terakhir sebelum dirinya benar-benar diterima menjadi mahasiswa S2, berkas pun tak lolos. Kesempatan untuk berkuliah di Mesir pun harus kandas lantaran dirinya kurang mengerti regulasi yang ada.

Baca Juga:  Kisah Inspiratif Warga Bontang: Melyscha Imanuella Keka (296); Tekuni Olah Vokal, Memiliki Segudang Prestasi 

“Saya sebenarnya sudah seleksi untuk kuliah di Mesir. Dari ratusan yang daftar, saya urutan ke 23. Namun yang diterima saat itu hanya 20 orang saja. Saya tidak tahu kalau tahun berikutnya saya akan dipanggil. Saat ada panggilan itu, saya posisi sudah lolos kuliah di Makassar. Akhirnya saya memilih yang sudah ada saja,” tutur pria yang juga pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bone itu.

Baginya, kegagalan tidak diterima oleh puluhan universitas saat akan kuliah S2 itu bukanlah menjadi penghalang. Baginya terus mencoba, berusaha dan berdoa serta tidak putus asa adalah kunci suksesnya menimba ilmu. Lewat ilmu tafsir hadis yang dia pelajari itulah, kini kehidupannya jauh lebih baik. Selain menjadi guru dan dosen, alumnus pascasarjana UIN Alauddin Makassar itu juga diamanahi menjadi Kepala Sekolah Ar-Riyadh. Keseharian lainnya, yakni aktif menjadi mubalig naungan BKDIB.

Baca Juga:  Kisah Inspirasi Warga Bontang: Saiful Rizal, S.Pdi  (288); Selalu Istiqomah Tepat Waktu dan Tak Pernah Absen

“Semoga ke depan bisa terus berbuat dan bermanfaat bagi umat,” tukasnya. (bersambung)

Tentang Hamdani

Nama                   : Hamdani, M.Thi

TTL                      : Paccing, 12 Juli 1977

Alamat                 : Jalan Imam Bonjol nomor 42 Kelurahan Api-api (Komplek Pesantren Hidayatullah)

Istri                      : Niswa Tewang, S.Pdi

Anak                    : Hilal Muqoddas

Riwayat Pendidikan     :

  • Madrasah Aliyah Palatte, Bone
  • S1 STAIN Watampone Fakultas Tarbiyah Jurusan pendidikan Bahasa Arab
  • S2 UIN Alauddin Makassar Jurusan Tafsir Hadits

Riwayat Organisasi      :

  • Sekertaris Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bone
  • Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bone
  • Kepala SMP Ar-Riyadh Bontang
  • Mubalig BKDIB
Print Friendly, PDF & Email
Tags: kisah inspiratifwarga bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rita Kecewa Herwan Tak Mendaftar 

Next Post

Minta Kerjasama Tim Asistensi Raperda, Segera Selesaikan 12 Item RTRW

Related Posts

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan
Bontang

Pengeluaran Warga Bontang Tertinggi di Kaltim, Capai Rp2,6 Juta Per Bulan

31 Maret 2026, 08:00
Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor
Feature

Kisah Hainun dan Gaharu “Ajaib” dari Bontang; Dulu Hanya Ilalang, Kini Jadi Produk Ekspor

13 Juli 2025, 12:07
6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang
Bontang

6.892 Orang Pilih Hengkang dari Bontang

31 Januari 2023, 16:08
Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah
Ragam

Kisah Inspiratif Kakek Penjual Sapu Lidi: Selama Kuat, Bekerjalah

18 Desember 2020, 09:19
Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis
Feature

Di Palu, Kebaikan Menular dari Secangkir Kopi Gratis

11 Januari 2019, 15:40
Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup
Feature

Kondisi Ekonomi Lumpuh, Jadi Ojek Online untuk Bertahan Hidup

4 Desember 2018, 17:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.