Bupati: Tema Tahun Ini Jadi Semangat Pemkab Tuntaskan Pembangunan
SANGATTA- Upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-72 di Kabupaten Kutim berlangsung sukses dan khidmat, Kamis (17/8) kemarin.
Upacara yang digelar di halaman Kantor Pemkab Kutim ini, dipimpin langsung Bupati Ismunandar selaku Inspektur upacara. Dimulai sejak pukul 10.00 Wita, ditandai dengan bunyi sirine. Namun sebelum upacara berlangsung, pagi itu seluruh peserta dan undangan disuguhi penampilan tarian massal yang dilakukan ratusan siswa SMP dan SMA dari Sangatta Utara.
Upacara tersebut turut dihadiri, Wakil Bupati (Wabup) Kutim Kasmidi Bulang, Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah, para Asisten, Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), para pejabat eslon II,III, dan IV lingkup Pemkab Kutim. Serta tamu undangan diantaranya mantan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, TNI-Polri, para pelajar, mahasiswa serta organisasi pemuda dan kemasyarakatan.
Pengibaran bendera sang merah putih dilakukan oleh tiga anggota Paskibra ,yakni Much Ichwan Ar Rizqie La Side sebagai Komandan Kelompok, Gidiyon Ncau Lie selaku mengerek bendera dan Reza Dafa Ashar sebagai pembentang bendera.
Peringatan detik-detik proklamasi ini dirangkai juga dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, mengheningkan cipta dan pembacaan doa oleh Kepala Kemenag Kutim Ambotan. Setelah itu pengibaran sang merah putih pu dilakukan.
Prosesi pengibaran berlangsung lancar, meski melewati lapangan upacara yang sedikit berair karena gerimis, dan rumput yang juga becek.
Bupati Ismunandar usai upacara menjelaskan dengan tema HUT RI yakni “Kerja Bersama, Bersama Kerja” yang diusung pemerintah pusat. Menjadi sebuah semangat Pemkab Kutim dalam menyelesaikan persoalan pembangunan. Diantaranya membangun dari pinggiran seperti nawacita Presiden RI Joko Widodo.
“Pemerintah pusat maupun daerah tetap serius membangun desa, agar merdeka dari ketertinggalan, keterbatasan infrastruktur, melek informasi sampai ke daerah paling pojok atau ujung. Alhamdulillah seperti contoh Kecamatan Busang sekarang sudah bisa terhubung,” ujar Ismu setelah mengikuti upacara berakhir pada pukul 11.00 Wita. (hms7/ver)







