• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kontraktor Minta Minggu Kedua Dibayar, Atau Ancam Duduki Kantor DPPKA 

by BontangPost
3 Januari 2017, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
BERI DEADLINE: Para kontraktor dan konsultan memberikan deadline pembayaran kepada Pemkot Bontang yang harus dipenuhi. Jika tidak, mereka akan membuat aksi protes terbuka.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

BERI DEADLINE: Para kontraktor dan konsultan memberikan deadline pembayaran kepada Pemkot Bontang yang harus dipenuhi. Jika tidak, mereka akan membuat aksi protes terbuka.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Para kontraktor dan konsultan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Bontang (FKPB) memberikan deadline waktu kepada Pemkot Bontang di minggu kedua bulan Januari 2017.

Waktu tersebut merupakan waktu yang bisa ditoleransi FKPB dan tak ada toleransi waktu lainnya. Pun, jika Pemkot Bontang masih belum memenuhi kewajibannya untuk membayar pihak ketiga dalam hal ini kontraktor. Maka FKPB akan membuat gerakan untuk menuntut haknya.

Ketua FKPB, Frans Mikha, kontraktor CV Theona Abadi mengatakan, tertundanya pembayaran dari kegiatan yang telah diselesaikan para kontraktor sangat berdampak buruk bagi mereka.

Pasalnya, beban mereka semakin banyak. Mulai dari pembayaran pajak, yang sebelumnya telah dilaporkan para kontraktor melalui e-faktur, pembayaran kredit ke perbankan serta risiko terburuknya yakni ‘melayangnya’ aset yang dimiliki atau dijaminkan para kontraktor ke bank.

“Risiko-risiko itu, apa pemerintah mau menanggungnya untuk kami? Karena itu sebenarnya ulah pemerintah yang belum membayar pekerjaan yang sudah kami selesaikan,” jelas Frans membuka acara konferensi pers di salah satu kafe, Senin (2/1) kemarin.

Baca Juga:  Bakal Contoh Pelaksanaan JGHN 2018

Mengenai pajak saja, karena pihaknya sudah melaporkan, sementara bukti pembayaran pajaknya belum ada, maka Frans mengaku khawatir dianggap sebagai pajak fiktif. Yang berakibat terbitnya SPT tahunan mereka.

Padahal, salah satu persyaratan mengikuti lelang kegiatan harus melampirkan SPT tahunan. Sedangkan urusan dengan perbankan, mungkin mereka mulai menarik jaminan yang dijaminkan oleh para kontraktor, seperti rumah, mobil atau lainnya. “Belum lagi utang material, juga sisa gaji terakhir tukang yang belum terbayar, itu pasti kami akan dikejar terus, dan ini membuat kami berada di posisi tidak nyaman,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Frans mengaku, membentuk forum tersebut untuk mendesak Pemkot Bontang agar membayar kontraktor di minggu kedua Januari 2017. Pihaknya tidak membutuhkan pertemuan, tetapi pembayaran segera dilakukan.

Pasalnya, jika pembayaran tidak dilakukan di minggu kedua Januari, Frans mengaku, tak tahu harus seperti apa menanggung beban risiko yang menimpa kontraktor.

Baca Juga:  11 Daerah Pengolah Migas Desak Keadilan

“Kami belum ada berpikir untuk menggugat secara hukum, tetapi kami ingin Pemkot Bontang ada itikad baik membayar dengan waktu yang bisa ditoleransi oleh hati dan nurani kami,” terangnya.

Wakil Ketua FKPB Muh Muqrim menilai bahwa pemerintah dalam hal ini tidak serius menangani hal ini. Sebab, kejadian ini sudah pernah terjadi di awal tahun 2016.

Seharusnya, pemerintah sudah bisa mengantisipasi agar kejadian awal tahun lalu tidak terulang kembali.

Sementara para kontraktor, didesak untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan alasan untuk mempercepat tagihan. “Tetapi, waktunya pembayaran, bukannya dibayar malah diminta memaklumi kondisi keuangan daerah. Padahal kewajiban kami sudah dipenuhi 100 persen,” ungkapnya. “Kalau minggu kedua Januari masih belum terbayar, kami pastikan akan menduduki kantor DPPKA,” sambungnya.

Aliman Wahab menambahkan, jangan sampai Pemkot Bontang ingin menang sendiri karena pemerintah yang melanggar. Sedangkan urusan Pemkot Bontang belum ditransfer dari pusat, pihaknya tak mau tahu. Karena itu urusan pemerintah dan jangan sampai dijadikan alasan.

Baca Juga:  Wali Kota Bontang Geram Fasilitas Kota Dirusak, Pelaku Vandalisme Siap-siap Kena Sanksi

“Kami ingin jalan keluar yang saling menguntungkan, karena ini berdampak sosial pada kami dan ini seharusnya dipikirkan oleh pemerintah,” ujar kontraktor CV Mitra Jaya.

Sementara itu, konsultan yang juga tergabung dalam FKPB, Firman mengatakan, biaya pembayaran seluruh konsultan hanya Rp 5 miliar. Jumlah tersebut dinilai kecil dibanding nilai kegiatan lainnya, tetapi ikut tak terbayar oleh pemerintah.

Padahal bagi konsultan perencanaan, mereka akan selesai di bulan 10. Yang membuatnya bingung, sistem pembayaran atau pencairan kali ini berbeda dengan sebelumnya. Jika sebelumnya lebih praktis, di pemerintahan saat ini semua seperti dipersulit.

Karena setelah menandatangani kwitansi, keuangan di SKPD harus melaporkannya ke DPPKA untuk mendapat persetujuan bisa dicairkan atau tidak. “Kami harapkan keseriusan pemerintah mengenai hal ini,” pintanya. (mga)

Tags: hutangkontraktor bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pegawai Haram Perpanjang Libur 

Next Post

Kilas 2016, Kriminal Murni Turun, Kasus Narkoba Naik

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.