• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pertamina Klaim Suplai LPG Melon Tetap

by M Zulfikar Akbar
12 September 2017, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Rama Suhut(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Rama Suhut(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

PENYEBAB kelangkaan LPG ukuran 3 kilogram di Kota Tepian belum diketahui pasti. Karena meski disebut langka, Pertamina mengklaim suplai yang diberikan untuk Samarinda tetaplah sama sebagaimana sebelum terjadi kelangkaan.

“Sebenarnya tidak kekurangan. Suplai dari kami tetap,” kata Rama Suhut Sinaga, region manager Pertamina Kalimantan bidang retail fuel kepada Metro Samarinda, Senin (11/9) kemarin.

Suhut menyebut, LPG melon merupakan LPG yang disubsidi oleh pemerintah. Sehingga LPG ini sebenarnya diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah yang kurang mampu. Kenyataannya, LPG ini bukan hanya dikonsumsi warga kurang mampu saja. Melainkan juga dikonsumsi oleh warga yang secara ekonomi berkecukupan.

“LPG 3 kilogram ini digunakan juga oleh mereka yang tidak berhak atas subsidi pemerintah. Yang tadinya menggunakan gas ukuran 12 kilogram, pindah beralih menggunakan gas 3 kilogram karena per kilogramnya lebih rendah. Sehingga menyebabkan kekurangan,” paparnya.

Baca Juga:  Terlambat Datang, Enam Peserta Gugur 

Untuk mengatasi hal ini, Pertamina sudah memberikan solusi dengan menghadirkan LPG tabung pink yang berukuran 5,5 kilogram. Dengan ukuran yang berada di antara LPG melon dan LPG 12 kilogram, kehadiran produk bermerek “Bright Gas” ini tidak lagi merepotkan kelompok ekonomi mampu.

“Kalau 12 kilogram kan mengangkatnya susah. Apalagi bagi ibu-ibu yang membutuhkan. Sehingga kami buat yang 5,5 kilogram. Produk ini yang terus kami ekspose dengan promosi-promosi yang ada,” jelas Suhut.

Menurutnya, bila semua PNS sebagaimana disebutkan Wali Kota Samarinda menggunakan LPG 5,5 kilogram, ketersediaan LPG melon tentu tidak terganggu. Sesuai permintaan wali kota, Pertamina sendiri saat ini tengah mencari mekanisme penyaluran yang tepat sehingga LPG melon bisa tepat sasaran.

Baca Juga:  Bangun Dulu Baru Izin Diurus 

“Kemarin kami kembali melakukan operasi pasar. Mau tidak mau kami suntik lagi tambahan LPG 3 kilogram untuk menutupi riak-riak yang ada agar keberadaannya stabil,” tegasnya. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: gas elpijiMetro Samarindapertamina
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

JaangMinta Operasi Pasar Diteruskan 

Next Post

Duet Jaang-Rijal Belum Dapat Restu, Demokrat Masih Tunggu Arah Koalisi

Related Posts

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar
Kaltim

Ahok Sebut Proyek Kilang Balikpapan “Ngaco Banget”, Ada Dosa Lama yang Harus Dibongkar

3 Maret 2025, 17:00
Pertamina Diminta Terbuka terkait Berulangnya Kebakaran di Instalasi Kilang Balikpapan
Kaltim

Pertamina Diminta Terbuka terkait Berulangnya Kebakaran di Instalasi Kilang Balikpapan

28 Mei 2024, 14:00
Kebakaran di Kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, hingga Pagi Ini Api Belum Berhasil Dipadamkan
Kaltim

Kebakaran di Kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, hingga Pagi Ini Api Belum Berhasil Dipadamkan

25 Mei 2024, 09:00
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Bontang Dapat Extra Dropping Gas Melon Jelang Nataru

20 Desember 2023, 16:00
Modus Tawarkan Gas Elpiji Subsidi, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi
Bontang

Penyaluran Gas Elpiji di Bontang Capai 50 Persen, Pemerintah Jamin Tak Ada Kelangkaan Lagi

11 September 2023, 10:42
Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang
Bontang

Panic Buying Diduga Jadi Penyebab Gas Melon Langka di Bontang

3 Juli 2023, 21:52

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.