• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

WADUH!!! Cinta Tak Direstui, Mertua Ditikam Kayu

by BontangPost
4 Januari 2017, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
AKIBAT KESAL: Pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi, sementara korban mengalami luka robek di telapak tangan kirinya. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

AKIBAT KESAL: Pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi, sementara korban mengalami luka robek di telapak tangan kirinya. (MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Salah seorang warga Jalan Pipa, RT 40 Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Nurbaya mengalami luka di telapak tangan kirinya akibat kena tikaman benda tumpul.

Dirinya diserang menantu sirinya yang kesal karena tak direstui olehnya. Polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti pada Selasa (3/1) kemarin sekira pukul 14.30 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn, melalui Kanit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang Ipda Fajar Riansyah mengatakan, polisi menangkap Amirullah yang sempat lari dan ditemukan di rumah saksi yang bernama Sudirman (32).

“Kami sudah amankan, kasusnya masih dalam pengembangan,” jelasnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (3/1) kemarin.

Nurbaya, yang sedang dimintai keterangan oleh polisi menuturkan, dirinya sering dipukul oleh menantunya dan merasa sakit hati karena anaknya, Asriani (20) yang dinikahi siri diminta bekerja di lokalisasi Tenda Biru. Sehingga upaya kekeluargaan tak ingin ditempuhnya karena dirinya khawatir kejadian seperti ini terulang kembali.

Baca Juga:  Sembunyi di Semak-semak, Sopir Truk Maut Sempat Digigit Ular

“Saya sering dipukul, anak saya juga, tidak tega lihat anak dibegitukan (diminta kerja di Tenda Biru, Red.),” ujarnya. Dia pun menunjukkan luka lebam bekas benda tumpul di lengan kanannya, serta luka robek di telapak tangan kirinya.

Dia menceritakan, sekira pukul 09.00 Wita pada Selasa kemarin, saat akan turun dari tangga rumah panggungnya, tiba-tiba Amirullah memukulnya menggunakan batang pohon sepanjang hampir dua meter. Pukulan tersebut mengenai lengan kanannya dan juga tangan kirinya hingga menimbulkan luka.

Di ruang SPKT, Nurbaya yang ditemani Sakka menangis saat Sudirman dan Asriani menemuinya. Sudirman mengaku dirinya yang menyelamatkan Asriani keluar dari Tenda Biru dengan membayar Rp 1 juta. Setelah itu, Asriani dan Nurbaya pun tinggal di rumahnya.

Baca Juga:  Tak Adanya Kepastian Blangko KTP-el, Berbuntut Makin Banyaknya Daftar Tunggu 

Sementara saat kejadian penikaman, Sudirman yang lebih akrab dipanggil “Gondrong” mengaku tidak tahu. Dirinya baru mengetahui setelah diinfokan oleh ibunya.

“Mamanya ini tahunya anaknya kerja di toko, padahal di Tenda Biru, saya bantu keluarkan saja karena kenal baik,” ungkapnya.

Sedangkan tersangka Amirullah saat dikonfirmasi mengaku dirinya kesal karena Nurbaya tidak mengizinkan dirinya kembali ke istrinya. Pemukulan pun dilakukan secara tidak sengaja, karena dirinya disebut babi oleh Nurbaya.

“Jadi saya tidak diizinkan bertemu istri saya, akhirnya saya tidur di bawah rumah mereka, pagi-pagi dia turun bilang: eh ada babi di bawah, lalu teriak-teriak marahi saya. Dia (Nurbaya, Red.) duluan, saya kesal makanya saya pukul pakai kayu,” terang Amirullah.

Baca Juga:  Soal TKA Ilegal yang Menjamur di Proyek PLTU, DPRD Minta Pemprov Tegas 

Amirullah mengaku memang dirinya hanya menikah siri dengan Asriani sejak 2012 dan dikaruniai dua anak. Tetapi posisi kedua anaknya pun, tak tahu di mana. Karena dirinya berjualan buah-buahan di Kutai Timur (Kutim). Mengenai dirinya yang meminta isitrinya kerja di Tenda Biru pun dibantahnya. Menurutnya, istrinya yang lari dari dirinya dan bekerja di tempat itu.

“Dia lari, kabur sendiri ikut sepupunya kerja di situ, aku enggak bawa dia ke situ, itu kemauan dia sendiri,” ungkapnya.

Polisi pun saat ini sedang melakukan proses penyidikan. Pelaku dan barang bukti sebilah kayu diamankan di Polres Bontang. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: asmarabontangpenganiayaan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perkenalkan Seni Relief dari Pameran ke Pameran

Next Post

Tahun Baru, Harga Baru, Sejumlah Sembako Mengalami Kenaikan Harga

Related Posts

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Cekcok di THM Bontang Berujung Penganiayaan, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polisi
Kriminal

Cekcok di THM Bontang Berujung Penganiayaan, Perempuan 21 Tahun Diamankan Polisi

21 Januari 2026, 14:42
Viral Video Pengeroyokan di Simpang Tiga Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Bontang

Viral Video Pengeroyokan di Simpang Tiga Berebas Tengah Bontang, Polisi Lakukan Penyelidikan

1 Januari 2026, 18:59
Berebut Lahan, Dua Warga Bontang Bacok Keluarga Sendiri
Bontang

Berebut Lahan, Dua Warga Bontang Bacok Keluarga Sendiri

27 Desember 2025, 12:20
Tersinggung Ditegur Tak Boleh Merokok, Debt Collector di Samarinda Tusuk Warga dengan Pisau Lipat
Kaltim

Tersinggung Ditegur Tak Boleh Merokok, Debt Collector di Samarinda Tusuk Warga dengan Pisau Lipat

25 November 2025, 10:00
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.