• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Kola untuk Padamkan Api

by BontangPost
2 November 2017, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

ENTAH ada kaitannya dengan kasus kebakaran pabrik mercon di Tangerang atau tidak, tetapi kemarin (27/10) beberapa orang di grup WhatsApp membagikan imbauan tentang pemadaman api. Yakni, menggunakan salah satu merek minuman kola.

Pesan itu disertai sebuah video. Menggambarkan seorang petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api di sebuah tong dengan sebotol minuman kola. ’’Seorang anggota pemadam kebakaran menganjurkan setiap rumah di permukiman padat selalu menyimpan sebotol Coca-Cola dalam lemari es. Karena bisa membantu keselamatan Anda,’’ buka pesan tersebut.

Dalam pesan itu juga dikatakan bahwa sebotol kola mampu membantu tindakan pertama untuk mencegah merambatnya api ke tempat lain. ’’Daripada membuang waktu dengan bolak-balik mengambil air menggunakan ember untuk memadamkan api, segera ambil simpanan cola Anda,’’ tulis pesan tersebut.

Pesan itu pun dilengkapi tata cara penggunaan kola sebagai alat pemadaman api. Caranya, botol kola dibuka. Kemudian tutup dengan jari dan kocok-kocok lebih dulu. Selanjutnya, arahkan botol ke kobaran api. Tutorial tersebut mirip adegan selebrasi pembalap motor di atas podium ketika memenangi perlombaan.

Baca Juga:  Soal UU Terorisme untuk Menjerat Penyebar Hoax, Wiranto: Itu Kan Wacana

Menurut pesan itu, dengan penerapan cara tersebut, kobaran api bisa cepat dikuasai. Entah pesan itu mendukung merek minuman kola tertentu atau tidak. Yang pasti, sepanjang kalimat, si pembuat pesan hanya menyebut sebuah merek kola.

Pesan tersebut tidak sepenuhnya benar. Video yang disebarkan itu ternyata berasal dari Tiongkok. Portal berita Tiongkok berbahasa Inggris ECNS.com pernah mengulas video tersebut. Video itu diambil saat pemadam kebakaran melakukan demonstrasi pemadaman api dengan kola. Tepatnya di Kota Zhoushan, Provinsi Zhejiang, Tiongkok Bagian Timur, pada 26 Mei 2016.

Dikutip dari ECNS.com, api dalam tong akhirnya bisa dipadamkan. Namun, tim pemadam kebakaran itu tidak merekomendasikan pengendalian pemadaman api dengan kola. Terlebih untuk pemadaman api yang membakar produk minyak.

Baca Juga:  Bingung Penampakan Matahari Kembar

Jawa Pos juga berupaya mendalami penggunaan kola untuk pemadaman dari sisi kimiawi. Ketua Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Agus Haryono menyatakan bahwa kola bisa memadamkan api karena tekanan air berkarbonasi yang keluar setelah kola dikocok. ’’Air menyembur dengan deras dan partikel-partikel yang lebih kecil membuat luas permukaan semburan air menjadi besar. Menghalangi kontak oksigen dengan api,’’ jelas Agus.

Tetapi, hal tersebut tidak hanya berlaku pada coke atau minuman kola. ’’Bisa terjadi pada semua air berkarbonasi,’’ tuturnya. Termasuk air putih yang dikarbonasi.

Jawa Pos juga menemukan diskusi soal kola untuk pemadaman api di situs berbagi ilmu pengetahuan, Quora.com. Di sana mayoritas pendapat sama dengan yang diungkapkan Agus. Yaitu, api bisa padam dengan kola bukan karena merek atau jenis minumannya. Melainkan karena kandungan soda.

Seorang penguna Quora bernama Mark Hunter menjelaskan, pemadaman dengan kola bisa dilakukan pada api yang kecil dan harus hati-hati. Sebab, dia pernah menyemprotkan minuman bersoda pada api. Namun, uapnya malah tersambar. ’’Jadi, penggunaannya juga jangan dari jarak dekat,’’ kata Mark yang mengaku sebagai operator 911 dan relawan pemadam kebakaran di Indiana, Amerika Serikat.

Baca Juga:  Bikin Resah Pengguna Panci Aluminium

Kabid Operasional Dinas Kebakaran Surabaya Bambang Vistadi juga tidak menyarankan kola sebagai alat pemadaman api. ’’Itu hanya bisa dilakukan orang yang terlatih saja,’’ ujarnya.

Jadi, Anda jangan percaya begitu saja ya. Jangan juga bergantung pada sebuah botol kola sebagai alat pemadaman api. Kalau punya rezeki, sebaiknya Anda beli tabung pemadam saja. Lalu, Anda bisa simpan kolanya untuk Lebaran tahun depan. Tentu kalau belum kedaluwarsa. (gun/wan/eko/c14/fat)

 

FAKTA

Instansi pemadam kebakaran tidak merekomendasikan kola sebagai alat pemadam api. Kola bisa dimanfaatkan, tetapi oleh orang yang terlatih saja.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: hoax
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kenaikan TPP Jadi Prioritas

Next Post

Memudahkan Pelayanan OPD, Diskominfotik Tawarkan Aplikasi

Related Posts

Soal UU Terorisme untuk Menjerat Penyebar Hoax, Wiranto: Itu Kan Wacana
Nasional

Soal UU Terorisme untuk Menjerat Penyebar Hoax, Wiranto: Itu Kan Wacana

27 Maret 2019, 14:00
AS Waspada Berita Palsu Rusia
Internasional

AS Waspada Berita Palsu Rusia

7 November 2018, 09:15
Petugas Damkar Dikerjai Hoaks
Bontang

Petugas Damkar Dikerjai Hoaks

21 Oktober 2018, 17:40
Hoaks Kabar Penculikan Anak 
Bontang

Hoaks Kabar Penculikan Anak 

19 Oktober 2018, 17:05
PDIP Laporkan Penyebar Hoaks 
Bontang

PDIP Laporkan Penyebar Hoaks 

14 Juni 2018, 11:53
Kabar Razia Pajak STNK, Kasat Lantas: Itu Hoax
Bontang

Kabar Razia Pajak STNK, Kasat Lantas: Itu Hoax

1 Maret 2018, 11:51

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.