TAMAN Tepian di seberang Kantor Gubernur Jalan Gajah Mada yang diresmikan pekan lalu menjadi panggung baru bagi para seniman Kaltim. Hal ini diungkapkan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Dalam sambutannya di acara serah terima renovasi taman dari Total E&P Indonesie pekan lalu, Faroek mempersilakan para seniman Kaltim memanfaatkan Taman Tepian.
“Khususnya pada Dewan Kesenian, manfaatkan panggung di taman ini mengadakan kegiatan seni setiap pekan. Bisa pertunjukan mamanda, dan yang langka-langka yang tidak pernah dilihat, bisa ditampilkan di sini,” ujar Awang Faroek.
Bukan hanya kesenian khas Kaltim, Faroek juga mempersilakan paguyuban-paguyuban luar Kaltim bila ingin menampilkan keseniannya. Misalnya paguyuban Jawa yang mau menampilkan kesenian Reog, bisa juga memanfaatkan Taman Tepian.
Kata Faroek, Taman Tepian ini bukanlah milik Pemprov Kaltim. Melainkan milik rakyat Kaltim khususnya masyarakat Samarinda. Karenanya dia memiliki harapan agar faslitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Di antaranya dapat digunakan untuk kegiatan olahraga dan bersantai.
“Di tepian Mahakam ini pagi sore Anda bisa joging dari ujung ke ujung. Bisa jalan kaki, bisa juga bersepeda,” sebutnya.
Namun begitu dia meminta agar mobil tidak lagi diparkir di kawasan tepian. Hal ini mengingat untuk parkir mobil telah disediakan tempat khusus yang sudah dibuatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Untuk itu dia meminta di sepanjang jalan tepian Mahakam harus sudah tertib lalu lintas. Termasuk juga soal keamanan, jangan sampai ada preman yang memungut tarif parkir.
“Mohon maaf, tidak boleh ada preman-preman yang memungut parkir. Saya minta Satpol PP untuk segera menertibkan. Termasuk untuk parkir, tidak boleh masuk kawasan tepian Mahakam,” sambung Faroek.
Di Taman Tepian ini pula, dia mempersilakan warga untuk berdagang. Asalkan mengurus izin di kecamatan, serta harus menjaga lingkungan tetap bersih. Dalam hal ini Faroek turut meminta perbankan membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terkait permodalan. Sehingga harapannya UMKM di Samarinda bisa terus berkembang.
Taman Tepian Mahakam Samarinda ini sendiri telah dibuka sejak tahun 1990-an dirancang sebagai kawasan terbuka hijau. Namun beberapa tahun terakhir mengalami banyak kerusakan sehingga mengurangi keindahannya. Dan menimbulkan risiko keselamatan bagi pengunjung. Sehingga mulai 2015 Pemprov Kaltim melakukan renovasi bekerja sama sejumlah perusahaan di Kaltim. (luk)







