• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Proyek Multiyears Serap Anggaran Rp 350 Miliar Per Tahun 

by BontangPost
15 November 2017, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Foto Wajah: Yulianus Palangiran. (DOK)

Foto Wajah: Yulianus Palangiran. (DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kondisi krisis keuangan yang dialami Pemkab Kutim dalam dua tahun, membuat skema pembayaran program pembangunan dengan sistem multiyears pun diambil. Nilai yang harus disiapkan setiap tahunnya pun tak sedikit, yakni mencapai Rp 350 miliar. Sesuai rencana, program tersebut baru akan berakhir pada 2021, yang jika ditotal akan menelan anggaran sebesar Rp 1,3 triliun sesuai yang telah disepakati DPRD dan Pemkab Kutim .

“Pemerintah dan DPRD Kutim telah sepakat untuk mengalokasikan anggaran senilai Rp350 miliar per tahun, hingga akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati berakhir, untuk pembayaran proyek multi years. Programnya dimulai akhir tahun ini,” kata Wakil Ketua DPRD Kutim Yulianus Palangiran.

Baca Juga:  Proposal  Pendidikan Ramadan 

Dia mengakui. sepakat proyek tahun jamak ini karena setelah terlibat banyak dalam pembahasan anggaran, dirinya tahu benar berapa sumber anggaran. Sementara banyak proyek pembangun yang menjadi kebutuhan mendesak.

“Karena anggaran tidak mencukupi, maka dibutuhkan proyek tahun jamak. Kelebihan, karena proyek dikerjakan tanpa menunggu anggaran, hanya pembayarannya memang harus dicicil hingga masa bakti bupati dan wakil bupati selesai,” jelasnya.

Karena anggaran sudah jadi kesepakatan pemerintah dan DPRD, kata Palangiran, maka mau tidak mau tiap tahun pasti akan dibayar. Meskipun ada defisit, tetap akan jadi prioritas pembayaran yang dilakukan pemerintah. Sebab utang itu tidak boleh menjadi tanggungan pemerintah berikutnya.

Terkait dengan utang bukan proyek tahun jamak, yang mungkin masih tersisa dari tahun 2016 dan 2017, Yulianus mengakui tahun ini mungkin masih ada masuk di APBD perubahan tahun 2018. Namun nilainya tidak besar. Sementara untuk pembayaran utang pembebasan lahan, diakui itu akan dilunasi di APBD murni tahun 2018.

Baca Juga:  Terkait Kurangnya Sarana Pendidikan, Bupati Coba Libatkan Perusahaan

“Jadi kami ingin ada utang proyek selain utang proyek tahun jamak lagi. Karena itu, DPRD dan pemerintah dalam pembahasan anggaran tahun 2018, sudah sangat hati-hati, karena tidak ingin ada utang proyek lagi, karena defisit,” katanya. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdPembangunan KutimSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Ada yang Menonjol, Golkar Kembali Petakan Calon 

Next Post

PDAM Bantah Terima Subsidi 

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    Creative Night Market Bontang Kembali Digelar, 100 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Tempat Parkir di Bontang yang Wajib Bayar Pajak Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.