• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

DPRD Bakal Perjuangkan Nasib TK2D

by BontangPost
29 November 2017, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
SAMPAIKAN ASPIRASI: Anggota forum TK2D Kutim menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD, Selasa (26/11) lalu. Mereka ditemui Anggota Komisi D Herlang Mappatiti dan beberapa anggota DPRD lainnya. (MASDIN FOR SANGATTA POST)

SAMPAIKAN ASPIRASI: Anggota forum TK2D Kutim menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD, Selasa (26/11) lalu. Mereka ditemui Anggota Komisi D Herlang Mappatiti dan beberapa anggota DPRD lainnya. (MASDIN FOR SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim bakal memperjuangkan nasib Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Pemkab Kutim. Hal tesebut diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Kutim, Herlang Mappatitti, saat mendengar keluhan Forum TK2D yang mendatangi Kantor DPRD Kutim, Selasa (26/11) lalu.

Herlang menuturkan,  sekira  40 orang anggota Forum TK2D yang mendatangi Kantor DPRD. Tujuan mereka adalah menyampaikan aspirasi, seperti mempertanyakan gaji yang masih rendah di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan   mengenai jaminan kesehatan mereka.

“Mendegar apa yang disampaikan mereka, menurut saya itu normatif karena mereka juga adalah para pekerja,” ungkapnya.

Pria yang juga Ketua Gerakan Anti Narkotika (Geranat) Kutim mengatakan, TK2D juga mengeluhkan persoalan tentang wacana pengurangan TK2D. Menurut Herlang, mengenai permasalahan tersebut harusnya itu memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP). Baik itu dari penerimaan maupun pengurangan. Agar  tidak ada yang dirugikan saat ini maupun ke depan.

Baca Juga:  Pilgub Mulai Panas, Baliho Bertebaran, Belum ada Aturan, KPU Tak Bisa Melarang 

“Kalau ada pengurangan, kenapa menerima tambahan lagi. Bahkan jumlah TK2D dari yang dulu sekitar 4 ribu, kini sudah mencapai 9 ribu. Terkait hal ini kami akan mengawal dan memperjuangkannya,”  tegas Herlang.

Dia menambahkan, bila memang yang menjadi dasar pokok permasalahan karena defisit anggaran, seharusnya Pemkab sudah memikirkan persoalan tersebut. Karena bila tidak sesuai kebutuhan dan memang tidak mampu, jangan lagi menerima tenaga kerja yang baru.

“Permasalah ini akan kami sampaikan secepatnya ke pemerintah, artinya mereka juga memiiki hak agar bisa sejahtera. Apalagi yang datang ini adalah forum dari guru TK2D. Yang mana, tanpa mereka kita pun tidak bisa menjadi sesuatu atau anggota DPRD di sini,” pungkasnya.(ver)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprdSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Inovasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bontang 

Next Post

Pemkab Target Bebas Blank Spot

Related Posts

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan
Kaltim

Masuk 10 Besar Tak Patuh Lapor LHKPN, Anggota DPRD Kaltim Gagal Memberi Teladan

18 April 2023, 19:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.