• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Yang Dipotong Insentif, Bukan Gaji 

by BontangPost
6 Desember 2017, 11:05
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
KLARIFIKASI: Perwakilan TK2D saat menemui anggota DPRD.(Dok/Sangatta Post)

KLARIFIKASI: Perwakilan TK2D saat menemui anggota DPRD.(Dok/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Sekretaris Forum Komunikasi (Forkom) Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kutai Timur (Kutim) Abdul Rahman meluruskan isu terkait pemangkasan gaji yang disampaikan Bupati Kutim Ismunandar dalam upacara Hari Guru, HUT PGRI, Senin (4/12). Menurut dia, ada miss komunikasi antara sejumlah perwakilan guru dengan anggota DPRD Kutim. Sebab, pemangkasan yang menyebabkan guru TK2D hanya menerima Rp 450 ribu bukan dari gaji. Namun melainkan dari insentif dalam dua bulan terakhir.

“Bukan gaji tetapi insentif yang tersisa Rp450 ribu. Sementara gaji tetap,” terang Abdul Rahman.

Senada Anggota DPRD Kutim dari Fraksi Nasdem Arpan yang baru mendapat klarifikasi dari sejumlah guru juga membenarkan hal itu. Menurut dia, informasi awal yang disampaikan tiada lain dampak psikologis semata.

Baca Juga:  Ribuan Keping KTP Tidak Layak Dimusnahkan

“Kini sudah clear, tidak ada pemotongan gaji hingga Rp450 ribu, tetapi insentif. Karena pembayarannya dipukul rata dampak dari keterbatasan anggaran,” terang Arpan.

Dia menerangkan, untuk membayar  gaji Tenaga Kerja Kontrak Daerah  (TK2D) Pemkab Kutim pada Tahun 2017, DPRD menyetujui alokasi yang dianggarkan Rp 90 miliar. Sehingga, kalau pun ada wacana Pemkab Kutim melakukan evaluasi dengan mengurangi jumlah TK2D, maka sebaiknya mempertimbangkan yang sudah lama bertugas bahkan mengabdi di pedesaan untuk dipertahankan.

“Beberapa tenaga yang dibutuhkan seperti kesehatan, guru dan pertanian, patut menjadi pertimbangan untuk dipertahankan,” harapnya.

Sebelumnya, Bupati Kutim Ismunandar merasa miris mendengar adanya isu pemangkasan gaji guru TK2D hingga yang tersisa hanya Rp 450 ribu. Sebab, meski anggaran sedang defisit, namun Pemkab tetap mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan seperti tahun sebelumnya. Sehingga, kalau pun isu itu benar maka ada kesalahan mekanisme dalam penyalurannya. Dirinya pun siap memberikan sanksi tegas terhadap oknum yang terbukti bermain dalam kasus tersebut. (aj)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Gaji GuruHonorerSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

KNPI Kutim Tolak Cagub Luar

Next Post

Emlizar Terima Kunjungan Anggota DPRD Kukar 

Related Posts

Wali Kota Bontang Kembali Pastikan Komitmen Tidak Rumahkan Honorer Disdamkartan
Bontang

PHM Ancam Demo karena Honorer Disdamkartan Bontang Tetap Dipekerjakan

15 Juli 2025, 20:12
186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang
Bontang

186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang

9 Juli 2025, 14:01
BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer
Bontang

BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer

13 Juni 2025, 13:58
Masuk Parit di Bontang Kuala, Buaya 2,5 Meter Dievakuasi Disdamkartan
Bontang

72 Honorer Disdamkartan Bontang Diberhentikan, 60 Persen Kekuatan Berkurang

11 Juni 2025, 14:08
BKPSDM Bontang Sebut Masih Ada TKD Belum Masuk Database, Nasibnya Seperti Ini
Bontang

BKPSDM Bontang Sebut Masih Ada TKD Belum Masuk Database, Nasibnya Seperti Ini

23 Mei 2025, 14:49
Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Ribuan Honorer di Samarinda Bakal Menganggur
Kaltim

Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Ribuan Honorer di Samarinda Bakal Menganggur

18 Januari 2025, 10:18

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.