• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Ribuan Honorer di Samarinda Bakal Menganggur

by Redaksi Bontang Post
18 Januari 2025, 10:18
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Mulai tahun ini seluruh pegawai tenaga honorer kembali dilakukan tes ulang agar bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Namun hal ini kemudian menjadi polemik baru, lantaran dari total yang terdaftar di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebanyak 5.000 orang, harus dipangkas sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Hal ini dibahas dalam agenda rapat dengan pendapat oleh Komisi I DPRD Samarinda dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Samarinda, Selasa (14/1). Setelah melalui serangkaian tes PPPK, di tahap pertama ini sebagian tenaga honorer sudah dinyatakan lulus.

Namun tak sedikit juga yang gagal sekalipun memiliki pengalaman kerja bertahun-tahun di suatu instansi.

Ketua Komisi I Samri Shaputra mengatakan, hasil tes di tahap pertama ini perlu menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dari BKPSDM Samarinda. Sebab ada beberapa pegawai yang justru belum berpengalaman di bidangnya, dinyatakan lulus di instansi yang berbeda.

Baca Juga:  Gaji Guru Honorer Terganjal Anggaran 

Hal ini ditemukan dari hasil tes salah tenaga kesehatan yang justru dinyatakan lulus di instansi yang berlawanan dengan kesehariannya.

“Contoh tenaga kesehatan (nakes) itu dia dinyatakan lolos di BPBD, sedangkan kesehariannya menangani kesehatan. Sekarang diminta menangani bencana alam, kan jadinya rancu,” ujar Samri. Padahal dirinya berharap penjaringan PPPK ini disesuaikan dengan formasi dan pendaftaran yang dibutuhkan dari masing-masing intansi.

Lalu yang mendaftarpun tidak jauh dari tenaga honorer yang kesehariannya memang bergelut di salah satu bidang, dalam instansi.

“Sejak awal seharusnya memang dibatasi sehingga mendapatkan pegawai yang memang profesional di bidangnya. Kalau berbeda seperti ini, sama saja harus mendidik dari awal,” tegasnya.

Baca Juga:  Non PNS Hanya Cair Sebulan Gaji

Terlepas dari hal tersebut, ia pun berharap penjaringan PPPK di lingkup Pemkot Samarinda bisa berjalan secara adil. Memang tidak semua bisa diangkat menjadi PPPK, lantaran harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran Kota Samarinda.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Samarinda Julian Noor mengatakan pelaksanaan tes PPPK saat ini sepenuhnya menjadi kebijakan pemerintah pusat. Sedangkan di daerah hanya bersifat penentuan formasi sesuai dengan anggaran daerah tersebut.

Di tahun lalu telah diputuskan untuk pengangkatan PPPK hanya 2.200 orang serta 100 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sedangkan total pegawai non ASN di Pemkot Samarinda ada sekitar 5.000 orang lebih.

“Formasi yang paling besar itu untuk guru sedangkan sisanya untuk tenaga teknis dan kesehatan,” terangnya. Sehingga pengangkatan PPPK saat ini telah disesuaikan dengan kemampuan APBD Kota Samarinda. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak, lantaran dari pemerintah telah membatasi agar belanja pegawai tidak lebih dari 30 persen.

Baca Juga:  Honorer Punya Kesempatan Duduki Jabatan

Sehingga ia pun berharap tahun ini ada peningkatan APBD yang siginifikan agar bisa lebih banyak membuka formasi untuk PPPK maupun ASN. Sebab ia memperhitungakan dalam setiap tahun ada sekitar 400-600 pegawai yang pensiun.

“Sehingga sisa anggaran yang ada bisa digunakan untuk mengangkat mereka yang paruh waktu. Mekanismenya kalau bisa diutamakan yang senior dan masa kerjanya sudah lama,” pungkasnya. (hun/nha)

Tags: Honorer
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Relokasi SMP 7 Berlanjut, Pemkot Bontang Siapkan Rp1 Miliar Tahun Ini

Next Post

Pedagang Pasar Tamrin Protes, Barang Dagangan Dikeluarkan dari Kios oleh Petugas

Related Posts

Wali Kota Bontang Kembali Pastikan Komitmen Tidak Rumahkan Honorer Disdamkartan
Bontang

PHM Ancam Demo karena Honorer Disdamkartan Bontang Tetap Dipekerjakan

15 Juli 2025, 20:12
186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang
Bontang

186 Honorer Pemkot Bontang Dirumahkan, Skema Penyelamatan Hanya Menyasar Enam Bidang

9 Juli 2025, 14:01
BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer
Bontang

BPKAD Bontang Bakal Kalkulasi Perubahan Pembiayaan Gaji Tenaga Honorer

13 Juni 2025, 13:58
Masuk Parit di Bontang Kuala, Buaya 2,5 Meter Dievakuasi Disdamkartan
Bontang

72 Honorer Disdamkartan Bontang Diberhentikan, 60 Persen Kekuatan Berkurang

11 Juni 2025, 14:08
BKPSDM Bontang Sebut Masih Ada TKD Belum Masuk Database, Nasibnya Seperti Ini
Bontang

BKPSDM Bontang Sebut Masih Ada TKD Belum Masuk Database, Nasibnya Seperti Ini

23 Mei 2025, 14:49
Ribuan Non-ASN di Kaltim Berpeluang Jadi PPPK dan PNS Tahun Ini
Kaltim

Ribuan Non-ASN di Kaltim Berpeluang Jadi PPPK dan PNS Tahun Ini

3 Juli 2024, 09:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.